kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Aset Asuransi Komersial Tumbuh 4,65% Jadi Rp 984,2 Triliun per April 2026


Jumat, 05 Juni 2026 / 20:05 WIB
Aset Asuransi Komersial Tumbuh 4,65% Jadi Rp 984,2 Triliun per April 2026
ILUSTRASI. Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono (KONTAN/Ferry Saputra)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset industri asuransi komersial mencapai Rp 984,2 triliun per April 2026 atau tumbuh 4,65% secara tahunan (year on year/YoY).

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, secara umum kinerja industri perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun (PPDP) masih terjaga dengan tingkat permodalan yang tetap kuat.

"Akumulasi pendapatan premi asuransi komersial hingga April 2026 tercatat sebesar Rp 116,01 triliun. Nilai tersebut mengalami kontraksi 0,36% dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ujar Ogi dalam paparan RDKB OJK, Jumat (5/6/2026).

Baca Juga: Asuransi Astra Andalkan Diversifikasi Bisnis di Tengah Lesunya Penjualan Mobil

Adapun premi asuransi jiwa masih mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 3,28% YoY menjadi Rp 62,58 triliun. Sementara itu, premi asuransi umum dan reasuransi turun 4,32% YoY menjadi Rp 53,43 triliun.

Di tengah penurunan pendapatan premi, nilai klaim asuransi komersial justru tercatat meningkat menjadi Rp 75,76 triliun atau naik 11,12% secara tahunan.

Ogi menyampaikan, kondisi permodalan industri asuransi komersial masih berada pada level yang sehat. Secara agregat, risk based capital (RBC) industri asuransi jiwa tercatat sebesar 476,11%, sedangkan RBC asuransi umum dan reasuransi mencapai 311,74%.

“RBC tersebut masih jauh di atas ambang batas minimum sebesar 120%,” lanjutnya.

Baca Juga: Ini Tantangan yang Bisa Menghambat Penerimaan Iuran Dana Pensiun Lembaga Keuangan

Sebagai informasi, total aset industri asuransi secara keseluruhan per April 2026 tercatat sebesar Rp 1.202,16 triliun atau tumbuh 3,39% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×