kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Undisbursed loan BNI sebesar Rp 7 triliun


Selasa, 07 Februari 2012 / 17:25 WIB
Undisbursed loan BNI sebesar Rp 7 triliun
ILUSTRASI. Gerai Matahari


Reporter: Astri Kharina Bangun |

JAKARTA. Total pinjaman yang belum ditarik (undisbursed loan) PT Bank BNI Tbk (BBNI) hingga akhir 2011 tercatat sekitar Rp 6 triliun-Rp 7 triliun.

"Paling besar kredit untuk proyek jalan tol," ujar Direktur Business Banking BNI Krishna Suparto, Selasa (7/2) tanpa merinci porsi yang dimaksud. Masalah ini memang menjadi momok bagi perbankan selama bertahun-tahun. Pembebasan lahan, menjadi kendala utama cairnya kredit hingga menjadi dana idle.

Sementara itu, komitmen pinjaman yang sudah ditarik sampai dengan akhir 2011 mencapai Rp 1 triliun - Rp 2 triliun. Sektor yang dikucurkan antara lain untuk telekomunikasi dan listrik.

"Tahun ini kan ada komitmen. Sekarang belum, kan baru mulai bulan kedua. Ini masih Januari, ada sedikit-sedikit tapi banyak ditarik biasanya Februari atau Maret," ujar Krishna.

Ia menambahkan, pertumbuhan kredit korporasi telah mencapai target, yaitu 18%. Tahun ini, BNI juga memasang angka pertumbuhan yang sama dengan 2011 di pos yang sama. kendati
Krishna belum bersedia menyebutkan angkanya.

Jika mengacu pada realisasi penyaluran kredit korporasi 2010 sebesar Rp 54 triliun, maka tahun 2011 penyaluran kredit korporasi mencapai Rp 63,72 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×