kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Undisbursed loan BNI sebesar Rp 7 triliun


Selasa, 07 Februari 2012 / 17:25 WIB
ILUSTRASI. Gerai Matahari


Reporter: Astri Kharina Bangun

JAKARTA. Total pinjaman yang belum ditarik (undisbursed loan) PT Bank BNI Tbk (BBNI) hingga akhir 2011 tercatat sekitar Rp 6 triliun-Rp 7 triliun.

"Paling besar kredit untuk proyek jalan tol," ujar Direktur Business Banking BNI Krishna Suparto, Selasa (7/2) tanpa merinci porsi yang dimaksud. Masalah ini memang menjadi momok bagi perbankan selama bertahun-tahun. Pembebasan lahan, menjadi kendala utama cairnya kredit hingga menjadi dana idle.

Sementara itu, komitmen pinjaman yang sudah ditarik sampai dengan akhir 2011 mencapai Rp 1 triliun - Rp 2 triliun. Sektor yang dikucurkan antara lain untuk telekomunikasi dan listrik.

"Tahun ini kan ada komitmen. Sekarang belum, kan baru mulai bulan kedua. Ini masih Januari, ada sedikit-sedikit tapi banyak ditarik biasanya Februari atau Maret," ujar Krishna.

Ia menambahkan, pertumbuhan kredit korporasi telah mencapai target, yaitu 18%. Tahun ini, BNI juga memasang angka pertumbuhan yang sama dengan 2011 di pos yang sama. kendati
Krishna belum bersedia menyebutkan angkanya.

Jika mengacu pada realisasi penyaluran kredit korporasi 2010 sebesar Rp 54 triliun, maka tahun 2011 penyaluran kredit korporasi mencapai Rp 63,72 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×