Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank UOB Indonesia bakal menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap 2 senilai Rp 500 miliar. Ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi IV Bank UOB Indonesia yang menargetkan dana Rp 2 triliun.
Berdasarkan prospektus singkatnya, masa penawaran umum dilakukan pada 6 Januari 2026. Dilanjutkan tanggal penjatahan dijadwalkan pada 7 Januari 2026.
Adapun, Obligasi Subordinasi ini diterbitkan dengan tingkat bunga sebesar 6,50% per tahun. Di mana, bunga Obligasi Subordinasi dibayarkan setiap tiga bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran bunga Obligasi Subordinasi, terhitung sejak Tanggal Emisi.
Baca Juga: Bank Mega Syariah Perluas Pangsa Pasar, Tingkatkan Literasi dan Penguatan Digital
Rencananya, seluruh dana yang akan diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi Subordinasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya Emisi, akan dipergunakan seluruhnya oleh Perseroan untuk meningkatkan penyaluran kredit serta menjaga ketahanan permodalan dalam rangka pemenuhan POJK No.5 Tahun 2024.
UOB Indonesia juga telah menunjuk BRI Danareksa Sekuritas, Indopremier Sekuritas dan Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi. Sementara, Bank Mandiri akan menjadi wali amanat dari penerbitan surat utang ini.
Per 30 Juni 2025, total liabilitas yang dimiliki oleh UOB Indonesia mencapai Rp 147,23 triliun. Di mana, total efek utang yang diterbitkan mencapai Rp 1,04 triliun.
Baca Juga: BSI (BRIS) Nilai Skala Aset dan Jaringan Dorong Inklusi Keuangan Syariah 7%–8%
Selanjutnya: Sebelum Setop Impor Solar, Pemerintah Tunggu RDMP Balikpapan Beroperasi Penuh
Menarik Dibaca: Kim Seon-ho dan Go Youn-jung Siap Beri Kejutan Penggemar di Jakarta
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













