Reporter: Belva Safina | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan urun dana PT ICX Bangun Indonesia (ICX) melihat minat investor terhadap layanan urun dana atau Securities Crowdfunding (SCF) masih tetap terjaga di tengah kondisi pasar yang cenderung lebih selektif.
Direktur Operasional ICX, Gunawan Aldy mengatakan ketertarikan investor dinilai dari penerbit dan proyek yang mempunyai fundamental usaha yang jelas, rekam jejak yang baik, serta informasi dan laporan yang transparan.
“Investor saat ini cenderung memperhatikan profil risiko, prospek usaha, dan struktur investasinya sebelum mengambil keputusan,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (23/9/2026).
Sebagai informasi, sejak beroperasi ICX secara akumulatif telah menghimpun dana sebesar Rp235,5 miliar dari 48 penerbit dengan jumlah investor terdaftar sebanyak 22.467 investor.
Baca Juga: Urun Dana ICX Berhasil Menghimpun Dana Rp 233,17 Miliar pada Semester I-2026
Adapun ia mengatakan pada kuartal III-2026, ICX mencatatkan total transaksi pada pembukaan pasar sekunder mencapai Rp1,6 miliar.
Memasuki akhir tahun 2026 ICX mengasumsikan kondisi makroekonomi tidak akan mengalami tekanan yang begitu signifikan. Sejalan dengan itu, pihaknya memproyeksikan penghimpunan dana akan tumbuh sekitar 243% atau setara Rp5,6 miliar dibandingkan realisasi di tahun 2025.
Oleh karena itu, untuk menjaga kepercayaan investor ada sejumlah strategi yang sudah disiapkan perusahaan. Di antaranya adalah menjaga kualitas dan proses seleksi penerbit, memastikan keterbukaan informasi berjalan dengan baik, serta memberikan informasi dan pembaruan secara berkala kepada investor.
Dengan strategi tersebut, ia optimis ICX akan terus mengembangkan pasar sekunder sebagai salah satu upaya memberikan fleksibilitas kepada investor dalam mengelola investasi mereka.
Baca Juga: ICX Nilai Prospek Bisnis Urun Dana Masih Cerah pada Tahun 2026 Ini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














