Reporter: Ade Priyatin | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan urun dana PT ICX Bangun Indonesia (ICX) mencatat sebanyak 16 penerbit telah menyelesaikan kewajiban buyback dengan total nilai mencapai Rp 71,55 miliar hingga pertengahan 2026.
Menurut Direktur Operasional ICX Gunawan Aldy, jumlah tersebut hampir memenuhi target agenda buyback yang ditetapkan oleh perusahaan dengan total nilai sebesar Rp101,94 miliar.
"ICX telah menetapkan target 22 penerbit dengan total nilai Rp 101,94 miliar," jelasnya kepada Kontan, Kamis (26/6/2026).
Baca Juga: Lini Harta Benda Masih Jadi Andalan, Premi Tembus Rp 10,96 Triliun per April 2026
Gunawan mengungkapkan, lima perusahaan yang telah menyelesaikan wajib buyback adalah sebagai berikut:
- PT Snapinn Sinergi Utama untuk brand Snapinn Real Estate Agency senilai Rp7,1 miliar.
- PT Snapinn Kola Borasi untuk brand Snapinn Real Estate Agency senilai Rp4,3 miliar.
- PT Matahari Terbit Sanur untuk brand Fitnessplus senilai Rp3,3 miliar
- PT Merdeka Bisnis Bersama untuk brand Padang Merdeka senilai Rp3,7 miliar.
- PT Cipta Pangan Adiperkasa untuk brand Champion senilai Rp4 miliar.
Katanya, usaha F&B masih menjadi sektor yang paling diminati para pemodal di platform ICX.
Meski begitu, mereka juga mulai mencatat adanya peningkatan minat di sektor wellness dan healthcare seiring tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan pascapandemi.
Selain itu, Gunawan mengatakan kalau ICX juga telah menyelesaikan proses due diligence untuk beberapa penerbit di sektor ini di sepanjang tahun 2026.
Memasuki semester II-2026, ICX akan mendorong dan mengawasi agenda buyback dari 5 penerbit lainnya dengan total nilai Rp23,09 miliar. Selain itu, mereka juga berencana menghadirkan listing perdana dari sektor wellness di awal periode yang sama.
Baca Juga: BRI Gandeng Visa, Luncurkan Kartu Kredit Infinite Prioritas dengan Benefit Eksklusif
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














