kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Valas mengering, Bank Mandiri pinjam ke bank asing


Kamis, 31 Mei 2012 / 19:00 WIB
ILUSTRASI. Ini macam bahan kimia alami yang ada di makanan, dari pemanis hingga pengawet alami.


Reporter: Astri Kharina Bangun |

JAKARTA. Gonjang-ganjing pergerakan rupiah memang tak bisa dianggap sepele. Perbankan sebagai perusahaan yang bergerak di bisnis likuiditas harus memiliki strategi yang jitu agar tak goyah. Pinjaman ke pihak asing pun jadi alternatif usaha.

Salah satu bank yang menempuh cara itu adalah PT Bank mandiri Tbk (BMRI). Meski menjadi bank dengan aset paling besar di tanah air, masalah likuiditas juga menjadi hal yang paling penting bagi Mandiri. Buktinya, bank yang memiliki kode saham BMRI ini berencana meminjam valuta asing dari tiga bank asing.

Nilai pinjaman itu jika di-rupiahkan setara dengan Rp 3 triliun. "Masih dalam proses, kami upayakan 1-2 bulan lagi bisa closing untuk kredit valas baru," ujar Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Pahala N Mansyuri, Kamis (30/5).

Selain mendatangkan likuiditas dari bank asing, bank berstatus badan usaha milik negara (BUMN) akan menjaga rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR) valuta asing (valas) di bawah 90%. Pada kuartal pertama 2012 Bank Mandiri sudah mencapai target tersebut, yakni LDR valas sebesar 75%.

"Kredit valas baru akan sangat kami batasi dan selektif. Kami memperhatikan sektor mana yang cukup sensitif dengan kondisi ekonomi Eropa. Ini untuk memastikan pendanaan valas yang memadai," ujarnya.

Ia menambahkan, krisis ekonomi global memang menjadi pemicu masalah likuiditas valas, terutama dollar AS. Pemilik modal menarik simpanan valasnya, investor asing menarik dananya di pasar obligasi maupun saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×