Reporter: Ferry Saputra | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance/WOMF) membukukan kinerja positif pada semester I-2026.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp 96,72 miliar, naik 14,10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 84,77 miliar.
Baca Juga: Daya Beli Belum Pulih, Kredit Konsumsi Perbankan Tumbuh Melambat
Direktur WOM Finance Cincin Lisa mengatakan, pertumbuhan laba bersih ditopang oleh meningkatnya pendapatan dan kualitas penyaluran pembiayaan.
Pada semester I-2026, total pendapatan WOM Finance tumbuh 5,2% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp 1,11 triliun.
"Peningkatan tersebut sejalan dengan pertumbuhan piutang pembiayaan bersih perusahaan yang juga naik 5,2% YoY menjadi Rp 6,4 triliun pada semester I-2026," ujar Cincin kepada Kontan.co.id, Minggu (2/8/2026).
Menurut Cincin, pertumbuhan pendapatan tidak terlepas dari sejumlah strategi yang dijalankan perseroan.
Baca Juga: Kontribusi Bancassurance Baru 3% ke Premi Asuransi Umum, Ini Penyebabnya
Salah satunya ialah memperkuat sinergi dengan ekosistem Maybank Group di Indonesia untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan pembiayaan kepada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan tetap menjaga kualitas portofolio.
Selain itu, WOM Finance terus memperluas kerja sama dengan mitra strategis melalui berbagai program dan skema insentif guna mendorong pertumbuhan pembiayaan melalui pendekatan kolaboratif dan segmentasi pasar yang lebih tepat sasaran.
Perseroan juga mengembangkan bisnis pembiayaan syariah, terutama melalui produk HajiKu, dengan memperkuat kolaborasi bersama mitra strategis dan ekosistem syariah untuk memperluas penetrasi pasar.
Di sisi lain, WOM Finance terus memperkuat ekosistem digital melalui pengembangan aplikasi KAWAN dan platform pembiayaan yang terintegrasi dengan mitra bisnis.
Baca Juga: Kontribusi Bancassurance Masih Minim, ASEI Siapkan Strategi Ekspansi
Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan efisiensi proses akuisisi sekaligus memperbaiki pengalaman pelanggan (customer experience) bagi konsumen maupun mitra bisnis.
Dari sisi neraca, WOM Finance mencatat total aset sebesar Rp 8,38 triliun hingga akhir semester I-2026, meningkat 13,70% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, total ekuitas naik 3,03% secara tahunan menjadi Rp 2,04 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
