kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -31,00   -0,17%
  • IDX 5.631   -208,67   -3,57%
  • KOMPAS100 744   -27,18   -3,52%
  • LQ45 562   -18,42   -3,17%
  • ISSI 196   -6,91   -3,40%
  • IDX30 318   -10,38   -3,16%
  • IDXHIDIV20 394   -12,76   -3,14%
  • IDX80 85   -2,79   -3,20%
  • IDXV30 108   -3,83   -3,44%
  • IDXQ30 103   -3,28   -3,09%

WOM Finance Salurkan Pembiayaan UMKM Lebih dari Rp 800 Miliar pada Kuartal I-2026


Jumat, 05 Juni 2026 / 14:25 WIB
WOM Finance Salurkan Pembiayaan UMKM Lebih dari Rp 800 Miliar pada Kuartal I-2026
ILUSTRASI. WOM Finance telah menyalurkan pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lebih dari Rp 800 miliar hingga kuartal I-2026.(KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) telah menyalurkan pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lebih dari Rp 800 miliar hingga kuartal I-2026.

Direktur Keuangan WOM Finance Cincin Lisa mengatakan, penyaluran pembiayaan UMKM perusahaan berkembang sejalan dengan dinamika kondisi ekonomi, kebutuhan pasar, dan arah strategi bisnis perusahaan.

“Penyaluran pembiayaan serta perkembangannya dari tahun ke tahun tetap menyesuaikan kondisi ekonomi, kebutuhan pasar, dan selaras dengan strategi bisnis perusahaan,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (4/6/2026).

Baca Juga: DHE Tak Cukup Diikat Regulasi, Perbanas Sebut Keamanan dan Pajak Jadi Pertimbangan

Cincin menjelaskan pihaknya terus menjaga kualitas pembiayaan UMKM melalui penerapan prinsip analisis yang prudent. Selain itu, perusahaan juga melakukan pemantauan portofolio secara berkala serta menyesuaikan penyaluran pembiayaan dengan profil risiko dan kondisi pasar.

Meski prospeknya masih positif, WOM Finance mengakui terdapat sejumlah tantangan dalam penyaluran pembiayaan UMKM. Menurut Cincin, tantangan tersebut berasal dari beragamnya karakteristik usaha, dinamika kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat, serta kemampuan pelaku usaha dalam menjaga kinerja dan arus kas bisnisnya.

Baca Juga: Inflasi Medis Capai 15,1% di Tahun Ini, Premi Asuransi Kesehatan Berpotensi Ikut Naik

Kendati demikian, WOM Finance tetap optimistis terhadap prospek pembiayaan UMKM hingga akhir tahun. Perusahaan menilai kebutuhan pembiayaan dari pelaku usaha masih akan terjaga sehingga berpotensi menjadi pendorong pertumbuhan pembiayaan di segmen tersebut.

Sebagai informasi, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan piutang pembiayaan UMKM industri multifinance mencapai Rp 160,60 triliun per Maret 2026. Nilai tersebut setara dengan 29,54% dari total piutang pembiayaan industri pembiayaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×