CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.962   17,00   0,09%
  • IDX 6.232   56,24   0,91%
  • KOMPAS100 823   8,72   1,07%
  • LQ45 628   5,84   0,94%
  • ISSI 214   2,70   1,27%
  • IDX30 354   2,95   0,84%
  • IDXHIDIV20 440   1,97   0,45%
  • IDX80 94   1,10   1,18%
  • IDXV30 118   0,63   0,54%
  • IDXQ30 114   0,48   0,43%

Pembiayaan Konsumer Bank Mega Syariah Tumbuh 17,7% yoy pada Juni 2026


Senin, 20 Juli 2026 / 09:32 WIB
Pembiayaan Konsumer Bank Mega Syariah Tumbuh 17,7% yoy pada Juni 2026
ILUSTRASI. Teller menghitung uang di Bank Mega Syariah, Jakarta (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Mega Syariah mencatat pertumbuhan pembiayaan konsumer sebesar 17,7% secara tahunan (year on year/yoy) hingga Juni 2026. Nilai portofolio pembiayaan konsumer bank mencapai Rp 601 miliar.

Jika dihitung sejak awal tahun (year-to-date/ytd), pembiayaan konsumer pertumbuhannya sebesar 5,72% dibandingkan posisi akhir 2025.

Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah Benadicto Alvonzo Ferary menyebut, pendorong utama pertumbuhan berasal dari pembiayaan emas. Hingga Juni 2026, portofolio pembiayaan emas Bank Mega Syariah mencapai Rp 42,6 miliar atau melonjak 1.715% dibandingkan akhir 2025. 

Dalam periode itu, penyaluran pembiayaan logam mulia melalui produk tersebut mencapai 22,3 kilogram.

Baca Juga: Jelang RDG BI, Begini Rekomendasi Saham BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI

Benadicto bilang pertumbuhan pembiayaan konsumer mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap solusi pembiayaan syariah yang mudah diakses dan sesuai kebutuhan.

"Segmen konsumer menjadi salah satu area yang terus kami perkuat. Pertumbuhan portofolio hingga Juni 2026 menunjukkan bahwa produk pembiayaan Bank Mega Syariah semakin diterima masyarakat," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (20/7/2026).

Hingga akhir tahun, Bank Mega Syariah bakal fokus mendorong pertumbuhan pembiayaan konsumer melalui optimalisasi produk unggulan, penguatan kanal digital, serta perluasan akuisisi nasabah berbasis komunitas dan ekosistem.

Benadicto bilang pihaknya bakal memperkuat produk-produk yang permintaannya terus meningkat, seperti pembiayaan emas, pembiayaan tanpa agunan, dan pembiayaan haji khusus.

Selain itu, bank juga bakal meningkatkan sinergi dengan jaringan cabang, memperbaiki proses akuisisi nasabah, serta mengoptimalkan kanal digital agar layanan pembiayaan lebih mudah dan cepat.

Di tengah upaya ekspansi tersebut, Bank Mega Syariah menegaskan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan. Bank memperkuat pemantauan portofolio, pengelolaan kualitas pembiayaan, serta strategi penagihan (collection) guna menjaga kualitas aset.

"Pertumbuhan pembiayaan harus tetap diimbangi dengan pengelolaan risiko yang baik. Karena itu, kami akan terus menjaga kualitas portofolio melalui pemantauan yang lebih disiplin, perbaikan proses, dan peningkatan kualitas layanan kepada nasabah," tutup Benadicto.

Baca Juga: BTN Bersiap Masuk ke Bisnis Paylater, Ditargetkan Meluncur Tahun Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×