kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

WOM Finance Ubah Target Pembiayaan Motor Listrik Tahun 2023 Jadi Rp 1,6 Miliar


Selasa, 31 Oktober 2023 / 16:16 WIB
WOM Finance Ubah Target Pembiayaan Motor Listrik Tahun 2023 Jadi Rp 1,6 Miliar
ILUSTRASI. WOM Finance menyebutkan bahwa saat ini mereka mengubah target pembiayaan motor listrik menjadi Rp 1,6 miliar di tahun 2023./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/20/04/2021.


Reporter: Vina Destya | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance menyebutkan bahwa saat ini mereka mengubah target pembiayaan motor listrik menjadi Rp 1,6 miliar di tahun 2023.

Padahal sebelumnya WOM Finance telah menargetkan pembiayaan motor listrik di tahun 2023 ini bisa mencapai Rp 2 miliar.

Direktur Keuangan WOM Finance Cincin Lisa Hadi mengatakan bahwa peminat motor listrik memang masih sangat minim. “Sampai September (pembiayaan motor listrik) belum sampai Rp 1 miliar,” ujar Cincin saat ditemui di Public Expose Tahunan PT WOM Finance di Jakarta, Selasa (31/10).

Baca Juga: Laba Bersih WOM Finance Tumbuh 15% per September 2023

Sebelumnya Cincin juga sempat mengatakan bahwa kontribusi pembiayaan motor listrik memang masih relatif kecil atau kurang dari 1% per September 2023.

Kendati demikian WOM Finance tetap memproyeksikan pembiayaan motor listrik ke depannya akan terus bertumbuh seiring dengan kebijakan yang telah diterbitkan oleh pemerintah Indonesia serta perbaikan infrastruktur terhadap kendaraan listrik.

Baca Juga: Pembiayaan Multiguna WOM Finance hingga September 2023 Capai Rp 3,1 Triliun

“Fasilitas charging station masih menjadi salah satu hambatan pertumbuhan motor listrik di Indonesia,” tambah Cincin dalam pemberitaan, Kamis (19/10).

Sebagai informasi, WOM Finance membukukan laba yang cukup positif di kuartal III tahun 2023 ini, di mana laba nya tercatat sebesar Rp 4,3 triliun atau naik 32% dibandingkan September 2022 sebesar Rp 3,3 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×