kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.399.000   -1.000   -0,07%
  • USD/IDR 16.195
  • IDX 7.299   -28,58   -0,39%
  • KOMPAS100 1.136   -5,92   -0,52%
  • LQ45 913   -7,06   -0,77%
  • ISSI 219   0,06   0,03%
  • IDX30 455   -3,78   -0,83%
  • IDXHIDIV20 545   -4,32   -0,79%
  • IDX80 128   -0,87   -0,67%
  • IDXV30 127   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 153   -1,39   -0,90%

BRI Finance Optimistis Penyaluran Pembiayaan Motor Listrik Akan Meningkat


Jumat, 01 September 2023 / 22:07 WIB
BRI Finance Optimistis Penyaluran Pembiayaan Motor Listrik Akan Meningkat
ILUSTRASI. Kantor PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/02/07/2020


Reporter: Vina Destya | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yaitu BRI Finance mengatakan bahwa hingga akhir Agustus 2023 secara komposisi pembiayaan motor BBM masih mendominasi dibandingkan dengan motor listrik.

Hal tersebut disebabkan keterbatasan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia, dan masih minimnya pemahaman masyarakat mengenai kelebihan dan keuntungan menggunakan kendaraan listrik.

Plt. Direktur Utama BRI Finance Primartono Gunawan menyampaikan bahwa BRI Finance saat ini tetap berupaya untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan motor listrik agar dapat selaras dengan program pemerintah.

“Untuk turut serta mendorong keberhasilan kebijakan Pemerintah, BRI Finance juga terbuka untuk menjalin kerja sama dengan brand-brand sepeda motor listrik,” ujar Primartono pada Kontan, Jumat (1/9).

Baca Juga: Pembiayaan Motor Adira Finance Tembus Rp 9 Triliun Hingga Juli 2023

Meskipun saat ini penjualan motor listrik di BRI Finance masih minim, Primartono meyakinkan bahwa pertumbuhan pembiayaan motor listrik ke depannya dapat terus meningkat. Ditambah lagi saat ini brand-brand besar seperti Honda, Yamaha, dan Piaggio pun telah memperkenalkan produk motor listrik.

“Langkah ini sangat baik sebagai upaya konversi energi baru dan terbarukan yang lebih ramah lingkungan,” kata Primartono.

Selain itu, saat ini juga masyarakat sedang dihadapkan pada tantangan fluktuasi harga BBM akibat tingginya demand, namun di sisi lain juga dihadapkan pada terbatasnya pasokan secara global.

Sehingga Primartono sendiri meyakini bahwa ke depannya tidak menutup kemungkinan penjualan sepeda motor listrik di Indonesia akan menyaingi penjualan sepeda motor bensin.

BRI Finance juga meyakini kebijakan pemerintah terkait 1 KTP 1 subsidi dan mendapatkan subsidi sebesar Rp 7 juta tersebut mampu mendorong animo masyarakat untuk beralih ke sepeda motor listrik. Karena subsidi tersebut membuat harga motor listrik menjadi lebih ekonomis.

Baca Juga: WOM Finance Sebut Pembiayaan Motor Listrik Masih di Bawah 1%

Primartono juga menambahkan bahwa kebijakan tersebut melengkapi kebijakan sebelumnya di mana Himbara telah menyepakati dan mempersiapkan skema pembiayaan sepeda motor listrik yang seragam untuk meringankan debitur.

“Dengan beragam kebijakan pemerintah yang disambut pelaku usaha seperti kami, maka percepatan pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik dan memperluas pembiayaan BRI Finance untuk sepeda motor listrik,” paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×