KEUANGAN
Berita
BI : Kasus Natpac diluar otoritas pengawasan kami

KASUS KONTRAK PENGELOLAAN DANA NATPAC

BI : Kasus Natpac diluar otoritas pengawasan kami


Telah dibaca sebanyak 2842 kali
BI : Kasus Natpac diluar otoritas pengawasan kami

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menegaskan kasus Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) PT Natpac Asset Management yang menyeret nama PT Bank ICB Bumiputera Tbk, berada di luar wilayah pengawasan otoritas. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan oleh BI terhadap manajemen Bank Bumiputera, bank tersebut hanya bertindak sebagai agen penjual.

"Kami sudah meminta penjelasan pihak bank. Hasilnya, mereka hanya agen penjual dan ini adalah masalah Natpac yang di luar area pengawasan BI," jelas Kepala Biro Humas BI kepada KONTAN, Kamis (21/10).

Difi menambahkan, kontrak produknya adalah antara Natpcak dengan nasabahnya. "Kebetulan, nasabahnya adalah juga nasabah Bumiputera," katanya. Dari hasil pemeriksaan tersebut, Bumiputera sejauh ini belum terpengaruh masalah Natpac karena posisinya hanya sebagai agen penjual.

BI juga meminta agar manajemen Bank Bumiputera untuk meminta klarifikasi dari Natpac terkait masalah ini. "Itu yang kami minta, agar Bumiputera meminta klarifikasi dari Natpack atas masalah yang ada," ujar Difi.

Sekadar mengingatkan, Bapepam LK saat ini tengah memeriksa KPD Natpac yang menawarkan imbal hasil 13% per tahun itu. KPD tersebut ditempatkan di proyek tol Mojokerto-Kertosono senilai Rp 333 miliar. Proyek tersebut masih dalam penggarapan sehingga belum menghasilkan pendapatan maupun laba bersih.

Adapun Bank Bumiputera menjadi agen penjual atas bundling produk tabungan investasi yang merupakan produk bersama Bumiputera dan Natpac. Produk tersebut diberi nama Bung Haris Super Fantastik.

Editor: Uji Agung Santosa
Telah dibaca sebanyak 2842 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Simak sektor mana saja yang prospektif!

    +

    Sejak awal tahun hingga 22 September 2014, saham-saham sektor perbankan memberikan return terbesar.

    Baca lebih detail..

  • Meramal gerak IHSG setelah rekor

    +

    Analis berbeda pendapat soal prospek kinerja IHSG ke depannya.

    Baca lebih detail..