kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Ini 5 sektor pemberat NPL bank daerah


Senin, 23 Oktober 2017 / 14:47 WIB
Ini 5 sektor pemberat NPL bank daerah


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - Bank Pembangunan Daerah (BPD) sampai Agustus 2017 mencatat non performing loan (NPL) 3,51%. Rasio kredit bermasalah bank daerah ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan industri yaitu 3%.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ada lima segmen yang menyumbang NPL BPD terbesar. Lima segmen ini adalah perdagangan, konstruksi, pertanian, hotel dan properti.

Masing-masing segmen ini tercatat mempunyai NPL lebih dari 10%. Dari lima segmen ini yang mempunyai NPL terbesar adalah pertambangan dan penggalian yaitu 21,8%, disusul perhotelan dan pertanian masing masing 15,3% dan 12,1%.

I Made Sudja, Direktur Utama BPD Bali bilang saat ini NPL bank masih terkendali diangka 1,9%. "Untuk kredit bermasalah kami akan lakukan restrukturisasi penjualan dan lelang," kata Made kepada Kontan.co.id, Senin (23/10).

Bambang Setiawan, Direktur Utama Bank BPD DIY mencatat NPL bank per September 2017 berada di angka 2,44%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×