Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah produk unitlink berbasis saham masih mampu membukukan kinerja positif di tengah tekanan pasar saham sepanjang September 2026. Bahkan, beberapa produk mencatatkan return jauh di atas rata-rata kinerja unitlink saham secara keseluruhan.
Berdasarkan data Infovesta, rata-rata return atau yield unitlink berbasis saham secara year to date (ytd) terkontraksi sebesar 9,21% per September 2026. Kendati demikian, terdapat 10 produk unitlink saham yang mampu mencetak return tertinggi dan berada di atas rata-rata kinerja unitlink saham.
Posisi pertama ditempati produk Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific - IDR milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Produk tersebut memberikan return sebesar 64,09% per September 2026.
Selanjutnya, posisi kedua ditempati produk Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific - USD milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Produk tersebut membukukan return sebesar 53,13% per September 2026.
Baca Juga: Kinerja Pembiayaan Industri Pergadaian Diproyeksikan Terus Tumbuh ke Depannya
Pada posisi ketiga terdapat Manulife Dana Ekuitas Asia Pasifik Syariah - IDR milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Produk tersebut memberikan return sebesar 39,27%.
Lebih lanjut, Smartwealth Dollar Equity World Opportunities Funds US$ milik PT Asuransi Allianz Life Indonesia menduduki posisi keempat. Produk tersebut memberikan imbal hasil sebesar 35,33% per September 2026.
Posisi kelima ditempati Manulife Dana Ekuitas Asia Pasifik Syariah - USD milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, dengan return sebesar 29,98% per September 2026.
Selanjutnya, produk milik PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), yakni PRUlink Rupiah Global Emerging Markets Equity Fund, menempati posisi keenam. Produk tersebut memberikan return sebesar 27,01% per September 2026.
Sementara itu, posisi ketujuh ditempati produk PRUlink US Dollar Global Tech Equity Fund milik PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), dengan imbal hasil sebesar 27,01% per September 2026.
Posisi kedelapan ditempati produk unitlink saham milik PT AIA Financial, yakni USD Prime Emerging Market Equity Fund, dengan imbal hasil sebesar 25% per September 2026.
Selanjutnya, posisi kesembilan ditempati produk unitlink saham Mandiri Golden Offshore USD milik PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri), dengan imbal hasil sebesar 23,86%.
Baca Juga: Industri Pindar Masih Strategis bagi Investor, AFPI Soroti Kualitas Kredit
Posisi kesepuluh ditempati produk FWD USD Equity Plus Fund milik PT FWD Insurance Indonesia. Produk tersebut mencetak return sebesar 22,40% per September 2026.
Jika ditelaah berdasarkan data Infovesta, kinerja unitlink saham per September 2026 terbilang memburuk dibandingkan capaian per Agustus 2026 yang terkontraksi sebesar 5,11%.
Mengenai hal itu, Head of Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana menerangkan kinerja unitlink berbasis saham tak terlepas dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Wawan menuturkan melemahnya kinerja IHSG 6,96% sepanjang September 2026 turut memengaruhi return unitlink berbasis saham.
"Pengaruhnya cukup signifikan," ungkapnya kepada Kontan, Rabu (6/10).
Secara year to date (ytd), Wawan mengatakan penurunan unitlink saham jauh lebih baik dibanding IHSG yang terkoreksi 29,79% per September 2026. Hal itu tak terlepas dari banyaknya produk yang memiliki porsi aset global atau kas yang lebih besar.
Sementara itu, berdasarkan data Infovesta, unitlink berbasis campuran mencatatkan rata-rata return terkontraksi 6,52% per September 2026. Angka tersebut memburuk dibandingkan posisi per Agustus 2026 yang terkontraksi 4,37%.
Baca Juga: OJK: 19 dari 24 Perusahaan Penjaminan Sudah Penuhi Modal Minimum
Adapun unitlink pendapatan tetap juga mencatatkan rata-rata return terkontraksi sebesar 1,06% per September 2026. Kinerjanya memburuk dibandingkan posisi per Agustus 2026 yang terkontraksi sebesar 0,56%.
Di sisi lain, unitlink berbasis pasar uang menjadi satu-satunya kategori yang berhasil mencatatkan kinerja positif. Rata-rata return unitlink pasar uang mencapai 2,66% per September 2026.
Kinerja tersebut juga meningkat dibandingkan posisi per Agustus 2026 yang mencatatkan rata-rata return sebesar 2,26%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














