kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

13 anggota Asbanda bermodal cekak


Selasa, 18 Maret 2014 / 16:13 WIB
ILUSTRASI. 10 Rekomendasi HP Harga 3 Jutaan Terbaik 2022


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Sebanyak 13 anggota dari total 26 anggota Asosiasi Bank Daerah (Asbanda) tercatat bermodal cekak atau dibawah Rp 1 triliun. Itu berarti, 13 anggota Asbanda ini masih bertengger di Bank Umum berdasarkan Kegiatan Usaha (BUKU) 1.

Eko Budiwiyono, Ketua Umum Asbanda menuturkan, hanya satu anggotanya yang tercatat bermodal Rp 5 triliun atau BUKU 3. Sedangkan sisanya, masih bermodal inti di bawah Rp 5 triliun atau BUKU 2. “Karenanya, kami ingin mendorong anggota Asbanda untuk mencari dana dari pasar modal,” tutur dia ditemui KONTAN, Selasa (18/3).

Sejauh ini, sambung Eko, baru dua anggota Asbanda yang memanfaatkan pendanaan dari pasar modal melalui skema Initial Public Offering atawa IPO (penawaran saham perdana). Namun, tidak sedikit juga yang memanfaatkan pendanaan lewat cara penerbitan surat utang.

“Sesuai dengan kondisi bank-bank daerah, masalah utama kami memang di permodalan. Karenanya, kami butuh instrumen untuk menaikkan modal. Ini bisa dilakukan lewat IPO maupun obligasi,” kata Eko.

Anggota Asbanda, menurut dia, masih membutuhkan sosialisasi dan edukasi, terutama terkait proses melakukan IPO dan manfaatnya bagi mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×