kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

800.000 data sensitif nasabah perusahaan keuangan ini bocor, simak kata pakar siber


Selasa, 04 Agustus 2020 / 07:30 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Ahmad Febrian, Maizal Walfajri | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seakan menjadi hal biasa, lagi-lagi terjadi kebocoran data nasabah. Kali ini menimpa KreditPlus. Data perusahaan multifinance itu  sudah dibagikan tanggal 16 Juli 2020 lalu.

Menurut Pakar keamanan siber Pratama Persadha data tersebut diupload oleh anggota situs RaidForums dengan nama “ShinyHunters”. Seperti biasa, member di RaidForums membagikan melalui sistem pembayaran kredit, mata uang forum tersebut yang jika dikonversi sekitar Rp 50.000.

Setelah membayar, maka kita akan mendapatkan sebuah link yang diarahkan untuk mendowload file berisi ratusan ribu data pelanggan KreditPlus tersebut. File unduhan sebesar 78MB tersebut harus di ekstrak dan menghasilkan sebuah file sebesar 430MB.

Setelah file dibuka, barulah kita melihat 819.976 data nasabah. Mulai dari nama, KTP, email, status pekerjaan, alamat, data keluarga penjamin pinjaman, tanggal lahir, nomor telepon, dan lainnya.

Pratama menjelaskan, informasi yang bocor ini adalah data sensitif yang sangat lengkap, ini sangat berbahaya untuk nasabah. Karena kelengkapan data nasabah KreditPlus ini memancing kelompok kriminal untuk melakukan penipuan dan tindak kejahatan yang lain. Kontan berupaya menghubungi Direktur KreditPlus, Peter Halim untuk meminta konfirmasi, tapi belum ada jawaban. 

Data tidak dienkripsi




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×