kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

AAJI: Kanal Bancassurance Jadi Penopang Utama Pendapatan Premi Asuransi Jiwa


Kamis, 04 Juni 2026 / 08:07 WIB
AAJI: Kanal Bancassurance Jadi Penopang Utama Pendapatan Premi Asuransi Jiwa
ILUSTRASI. Pendapatan premi bancassurance capai Rp 18,54 triliun di kuartal I-2026.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengungkapkan, kanal distribusi bancassurance masih menjadi penopang utama pendapatan premi di industri asuransi jiwa. 

Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiroyo menerangkan pendapatan premi industri asuransi jiwa dari kanal bancassurance mencapai Rp 18,54 triliun pada kuartal I-2026.

Nilainya tumbuh tipis 0,1%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 18,53 triliun. Adapun kontribusi kanal bancassurance sebesar 39,22% terhadap total premi industri asuransi jiwa.

"Dengan demikian, kanal bancassurance masih menjadi kontributor terbesar. Hal itu menunjukkan bahwa kemitraan antara perusahaan asuransi jiwa dan perbankan masih menjadi model distribusi yang sangat efektif dalam menjangkau masyarakat," ungkapnya dalam konferensi pers AAJI di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2026).

Baca Juga: Pendapatan Premi Asuransi Jiwa dari Segmen Kumpulan Tumbuh 5,7% pada Kuartal I-2026

Sementara itu, AAJI mencatat, kanal distribusi alternatif menjadi kontributor terbesar kedua pendapatan premi industri. Albertus bilang, pendapatan premi industri dari kanal distribusi sebesar Rp 14,44 triliun pada kuartal I-2026. Nilainya terkontraksi 2,8%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu. 

Adapun kontribusi kanal distribusi alternatif sebesar 30,55% terhadap total premi industri asuransi jiwa. Dia mengatakan kanal tersebut tetap menjadi bagian penting dari diversifikasi distribusi industri. 

Lebih lanjut, Albertus mengatakan, pendapatan premi asuransi jiwa dari kanal keagenan tercatat sebesar Rp 14,29 triliun pada kuartal I-2026. Nilainya tumbuh 1,2%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

Adapun kontribusi kanal keagenan sebesar 30,23% terhadap total premi industri asuransi jiwa.

Mengenai kondisi itu, Albertus bilang, kinerja kanal keagenan menunjukkan bahwa peran tenaga pemasar tetap sangat penting dalam membangun literasi dan menjangkau masyarakat secara langsung. 

Baca Juga: Rencana KPR Tenor 40 Tahun, CORE: Justru Bisa Memberatkan Debitur

Ke depannya, diversifikasi kanal distribusi akan tetap menjadi strategi penting untuk memperluas literasi asuransi jiwa di Indonesia, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang makin beragam. 

Asal tahu saja, AAJI mencatat, total pendapatan premi industri asuransi jiwa mencapai Rp 47,27 triliun pada kuartal I-2026. Nilainya terkontraksi tipis 0,5%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×