CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.007,80   -0,91   -0.09%
  • EMAS995.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

AAJI yakin bisnis asuransi unitlink masih akan diminati


Minggu, 08 September 2019 / 20:54 WIB
AAJI yakin bisnis asuransi unitlink masih akan diminati
ILUSTRASI. Kantor Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia


Reporter: Ahmad Ghifari | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja produk asuransi jiwa unitlink menorehkan imbal hasil yang kurang memuaskan di bulan Agustus 2019.

Menurut data dari Infovesta, bulan Agustus dua lini bisnis unitlink catatkan imbal hasil negatif yaitu unitlink saham dengan minus 1,94%, unitlink campuran minus 0,39%, dan unitlink pendapatan tetap di angka positif tipis yaitu 0,25%.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu mengatakan, AAJI memperkirakan dalam jangka panjang untuk premi unit link masih lebih dominan dibandingkan premi tradisional dikarenakan masyarakat akan lebih mengetahui manfaat berasuransi yang tidak hanya untuk proteksi melainkan bisa berinvestasi untuk tujuan jangka panjang.

Baca Juga: Ditopang hasil investasi, pendapatan industri asuransi jiwa tumbuh 13,33%

"Pendapatan premi sampai dengan akhir tahun 2019 diperkirakan akan mengalami peningkatan sekitar 10%-20% jika dibandingkan dengan tahun 2018," kata Togar Pasaribu kepada Kontan.co.id, belum lama ini.

Berdasarkan data AAJI periode Q1 2019, dari pendapatan premi bisnis baru untuk premi unit link masih mendominasi premi tradisional dengan menyumbang 57,9% dari total premi bisnis baru.

Adapun tercatat, total pendapatan premi pada kuartal I 2019 tercatat Rp 46,4 triliun menurun dibanding kuartal pertama 2018 sebesar Rp 52,49 triliun. 

Baca Juga: Lima produk unitlinknya catat hasil positif di bulan Juli, ini kata Avrist Assurance

AAJI mencatatkan pendapatan industri asuransi jiwa pada kuartal I 2019 sebesar Rp 62,23 triliun. Pendapatan itu naik 19,7% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 51,97 triliun.

Berdasarkan data AAJI periode Q1 2019 bahwa premi unit link menyumbang 63,3% terhadap total premi industri asuransi jiwa. Sedangkan premi tradisional mencatatkan proporsi sebesar 36,7% terhadap total premi.  

"Asuransi jiwa unit link di tahun 2019 diperkirakan masih banyak diminati oleh masyarakat dan premi unit link ke depannya akan bertumbuh sampai dengan akhir tahun 2019,"ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×