kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

AASI sambut baik relaksasi agen


Selasa, 22 September 2015 / 15:32 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Industri asuransi syariah antusias menyambut rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan relaksasi agensi di bisnis syariah. Perihal agensi ini memang diakui cukup menyulitkan unit usaha syariah alias UUS untuk memisahkan diri dari induk konvensionalnya.

Wakil Ketua Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) Erwin Noekman bilang saat entitas perusahaan terbelah setelah melakukan spin off, ada kekhawatiran agen memilih ikut ke bisnis konvensional karena pasarnya sudah lebih matang. "Kalau tidak dicari solusi UUS jadi tidak terdorong untuk melakukan spin off," kata Erwin, Selasa (22/9).

Memang saat ini seorang agen bisa memasarkan produk konvensional maupun syariah dari UUS perusahaan asuransi yang bersangkutan. Asal sang agen mengantongi sertifikasi asuransi syariah.

Saat ini, asuransi jiwa syariah menjadi segmen yang paling banyak mengandalkan kanal agensi dari perolehan premi mereka. Berbeda dengan industri asuransi umum syariah yang kanal penjualannya lebih merata baik itu melalui agen, perusahaan pembiayaan, sampai perbankan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×