kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.889   13,00   0,07%
  • IDX 6.308   39,90   0,64%
  • KOMPAS100 826   3,73   0,45%
  • LQ45 627   1,42   0,23%
  • ISSI 218   1,67   0,77%
  • IDX30 352   0,14   0,04%
  • IDXHIDIV20 426   -2,00   -0,47%
  • IDX80 94   0,47   0,50%
  • IDXV30 118   0,10   0,08%
  • IDXQ30 111   -0,32   -0,29%

AAUI Beberkan Tantangan Asuransi Umum Saat Menggarap Proyek Berskala Besar


Rabu, 12 Agustus 2026 / 10:29 WIB
AAUI Beberkan Tantangan Asuransi Umum Saat Menggarap Proyek Berskala Besar
ILUSTRASI. Karyawan melintas di depan logo asuransi UMUM (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) membeberkan sejumlah tantangan yang dihadapi asuransi umum dalam menggarap proyek berskala besar, seperti Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Blok Masela.

Ketua Umum AAUI Budi Herawan mengatakan dalam menggarap proyek besar seperti Blok Masela bukan semata-mata besarnya nilai pertanggungan, melainkan juga kompleksitas dan konsentrasi risikonya.

Oleh karena itu, dia bilang perusahaan asuransi perlu memiliki kemampuan underwriting dan engineering yang memadai untuk memahami risiko konstruksi dan operasi LNG, offshore dan marine risks, natural catastrophe, business interruption, liability, hingga berbagai risiko khusus lainnya. 

"Selain itu, teknologi dan karakteristik proyek yang kompleks membutuhkan data, expertise, serta pengalaman underwriting yang kuat," ungkapnya kepada Kontan, Selasa (11/8/2026).

Baca Juga: Keuangan Konvensional Makin Luas, Inklusi Syariah Malah Turun

Dari sisi kapasitas, Budi menerangkan nilai risiko yang sangat besar dapat melampaui kemampuan retensi satu perusahaan, bahkan kapasitas pasar domestik secara keseluruhan. Oleh karena itu, juga diperlukan pengaturan kapasitas yang baik melalui co-insurance atau konsorsium, serta dukungan reasuransi. 

Budi menambahkan, tantangan lainnya adalah memastikan struktur tersebut tetap memberikan porsi yang optimal bagi kapasitas nasional, sekaligus memperoleh dukungan pasar reasuransi internasional untuk risiko dan kapasitas yang memang belum dapat sepenuhnya diserap di dalam negeri.

Lebih lanjut, AAUI juga berharap proyek-proyek strategis berskala besar dapat memberikan ruang keterlibatan yang luas dan kompetitif bagi perusahaan asuransi nasional, tidak hanya terbatas pada perusahaan tertentu. 

"Dengan mekanisme pasar yang sehat, perusahaan dapat berkompetisi berdasarkan kapasitas, kompetensi underwriting, kualitas pelayanan, dan kekuatan finansial. Dengan demikian, pada akhirnya turut meningkatkan kemampuan industri asuransi nasional," kata Budi.

Sementara itu, Budi menilai untuk proyek dengan skala dan kompleksitas seperti Blok Masela, pialang asuransi atau broker dapat dilibatkan sesuai dengan kebutuhan dan struktur program asuransi yang digunakan.

Dalam konteks tersebut, dia bilang tentunya penting memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam penempatan risiko memiliki kompetensi dan memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku. Dengan demikian, prosesnya dapat berjalan secara tertib, akuntabel, dan sesuai prinsip tata kelola yang baik.

Baca Juga: Penertiban Dapur MBG Dikhawatirkan Picu Lonjakan Kredit Macet di Perbankan

Pada akhirnya, Budi menyampaikan hal yang perlu dibangun adalah ekosistem antara pemilik proyek, perusahaan asuransi, reasuransi, serta broker apabila dilibatkan, yang makin memperkuat kapasitas nasional. 

Dia juga mengatakan proyek sebesar Blok Masela dapat menjadi kesempatan bagi industri nasional untuk membangun pengalaman, data, kompetensi underwriting dan kapasitas. Alhasil, industri dapat makin mampu mengambil porsi yang lebih besar dalam proyek-proyek energi strategis di Indonesia ke depannya.

Sebagai informasi, data AAUI mencatat, premi lini onshore tumbuh 185,6% Year on Year (YoY) menjadi 178 miliar pada kuartal I-2026, sedangkan offshore terkontaksi 51,5% YoY menjadi Rp 90 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×