kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.890.000   -66.000   -2,23%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

ACA Bayarkan Klaim Asuransi kepada PT PLN Batam Sebesar US$ 11,04 Juta


Jumat, 06 Februari 2026 / 19:07 WIB
ACA Bayarkan Klaim Asuransi kepada PT PLN Batam Sebesar US$ 11,04 Juta
ILUSTRASI. ACA cairkan klaim US$11 juta untuk PLN Batam pasca kerusakan turbin. Ini alasan vital mengapa perlindungan asuransi korporasi tak bisa diabaikan. (Dok/ACA)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Central Asia (ACA) melakukan pembayaran klaim asuransi kepada PT PLN Batam, yang merupakan anak perusahaan PLN (Persero), terkait kerugian turbin Unit 1 di PLTG MPP Tarahan.

Direktur Utama ACA Juliati Boddhiya menyampaikan nilai klaim yang dibayarkan sebesar US$ 11,037 juta dan telah direalisasikan pada 24 Desember 2025.

Juliati menerangkan peristiwa kerusakan teknis pada unit Gas Turbine Generator (GTG) Unit 1 yang terjadi pada 30 Juni 2023 berdampak pada komponen turbin, termasuk casing serta blade.

Baca Juga: Rasio Klaim Kesehatan RI Mencekik Industri, Asuransi Central Asia (ACA): Idealnya 65%

Dalam konteks pengelolaan risiko, dia bilang penyelesaian klaim itu menegaskan peran asuransi sebagai mekanisme perlindungan finansial, sekaligus dukungan percepatan pemulihan operasional aset pembangkit yang berpengaruh pada keandalan layanan kelistrikan.

Juliati menyampaikan bahwa penyelesaian klaim itu juga merupakan bentuk tanggung jawab ACA kepada tertanggung dan pemangku kepentingan.

“Pembayaran klaim tersebut merupakan komitmen ACA untuk memberikan kepastian perlindungan kepada nasabah korporasi. ACA berupaya memastikan proses klaim berjalan akuntabel dan cepat, sehingga pemulihan dapat dilakukan dengan baik dan layanan kelistrikan tetap terjaga,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (6/2/2026).

Sementara itu, Direktur Operasi PLN Batam Dinda Alamsyah mengapresiasi dukungan ACA dalam penyelesaian klaim tersebut. Dia menyebut penyelesaian klaim yang telah dilakukan membantu menjaga kesinambungan upaya pemulihan atas kerugian turbin PLTG MPP Tarahan.

Baca Juga: Asuransi Central Asia Berupaya Jaga Rasio Klaim Sebesar 40% hingga Akhir 2025

"Sinergi itu penting untuk menjaga keandalan penyediaan listrik bagi masyarakat dan dunia usaha,” katanya.

Dinda menerangkan penyelesaian klaim itu juga menegaskan komitmen ACA dalam memberikan kepastian perlindungan melalui proses klaim yang profesional sesuai ketentuan polis, sekaligus mendukung keberlangsungan infrastruktur vital nasional di sektor ketenagalistrikan yang berdampak langsung pada layanan publik.

Sebagai informasi, ACA memiliki 78 kantor cabang dan perwakilan di seluruh Indonesia. Pada 2025, ACA membukukan premi bruto sebesar Rp 5,98 triliun, dengan tingkat Risk Based Capital (RBC) sebesar 411%, atau angkanya jauh melebihi ketentuan minimum 120%.

Selanjutnya: Saham Bank Pelat Merah Bergerak Variatif Jumat (6/2), Begini Rekomendasi Analis

Menarik Dibaca: Sambut Imlek, Genki Sushi Hadirkan 3 Menu dengan Harga Spesial

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×