kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.830.000   -50.000   -1,74%
  • USD/IDR 17.203   40,00   0,23%
  • IDX 7.544   -15,02   -0,20%
  • KOMPAS100 1.034   -5,43   -0,52%
  • LQ45 738   -5,48   -0,74%
  • ISSI 273   -0,42   -0,15%
  • IDX30 402   1,68   0,42%
  • IDXHIDIV20 493   5,89   1,21%
  • IDX80 116   -0,69   -0,59%
  • IDXV30 141   1,87   1,34%
  • IDXQ30 129   0,88   0,68%

ACC Buka Opsi Terbitkan Obligasi ke Depannya, Ini Pertimbangannya


Rabu, 22 April 2026 / 10:32 WIB
ACC Buka Opsi Terbitkan Obligasi ke Depannya, Ini Pertimbangannya
ILUSTRASI. Kinerja Pembiayaan Astra Credit Companies (ACC) (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra Sedaya Finance atau yang dikenal sebagai Astra Credit Companies (ACC) masih membuka opsi penerbitan obligasi ke depannya. 

Namun, EVP Corporate Communication & Strategy ACC Riadi Prasodjo menyampaikan ada sejumlah pertimbangan bagi perusahaan untuk menerbitkan obligasi, seperti kondisi pasar dan kebutuhan pendanaan. Selain itu, Riadi juga menyampaikan kondisi pergerakan yield dan suku bunga juga akan menjadi pertimbangan lainnya. 

Oleh karena itu, dia bilang pihaknya akan terus melihat perkembangan pasar keuangan di tengah tren yield obligasi yang naik dan memudarnya potensi pemangkasan suku bunga.

Baca Juga: ACC Sebut Kinerja Pembiayaan Multiguna Tunjukkan Pertumbuhan pada Februari 2026

"Pergerakan yield dan suku bunga menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam pengelolaan pendanaan. Perusahaan akan tetap mengamati kondisi pasar keuangan dan kebutuhan bisnis dalam rencana penerbitan obligasi," ungkapnya kepada Kontan, Selasa (21/4/2026).

Lebih lanjut, Riadi mengatakan ACC berencana menerbitkan obligasi dengan total maksimal Rp 6,5 triliun selama 2026.

Hingga saat ini, dia bilang perusahaan telah menerbitkan obligasi sebesar Rp 1,03 triliun. Dana obligasi digunakan perusahaan untuk modal kerja kegiatan usaha. 

Baca Juga: Pasar Mobil Bergairah, ACC Sebut Pembiayaan Masih Perlu Dicermati

Sebagai informasi, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat, penerbitan surat utang multifinance pada kuartal I-2026 mencapai Rp 11,90 triliun. Nilainya naik 42,7%, jika dibandingkan pencapaian pada kuartal I-2025 yang sebesar Rp 8,34 triliun.

Dari total penerbitan surat utang korporasi yang sebesar Rp 59,35 triliun pada kuartal I-2026, multifinance menyumbang sekitar 20,1%. Adapun angka pada kuartal I-2026 juga sudah setara 31,2% dari total penerbitan multifinance sepanjang 2025 yang sebesar Rp 38,18 triliun. 

Baca Juga: ACC Optimistis Industri Multifinance Dapat Catatkan Kinerja Positif pada 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×