Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra Sedaya Finance atau yang dikenal sebagai Astra Credit Companies (ACC) telah menerbitkan surat utang atau obligasi sebesar Rp 5,5 triliun pada 2025. EVP Corporate Communication & Strategy ACC Riadi Prasodjo menyampaikan nilai penerbitannya mengalami pertumbuhan 7,84%, dibandingkan tahun sebelumnya.
"Perusahaan telah menerbitkan obligasi sebesar Rp 5,5 triliun pada 2025, tumbuh dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp 5,1 triliun," ungkapnya kepada Kontan, Selasa (20/1/2026).
Riadi menerangkan dana tersebut digunakan untuk kebutuhan bisnis perusahaan. Dia menambahkan ACC tetap membuka opsi penerbitan obligasi pada 2026. Upaya itu dilakukan sebagai salah satu sumber pendanaan.
Baca Juga: ACC Optimistis Industri Multifinance Dapat Catatkan Kinerja Positif pada 2026
"Namun, keputusan akan disesuaikan dengan kebutuhan bisnis dan kondisi pasar keuangan," tuturnya.
Secara keseluruhan, Riadi menerangkan ACC menjalankan strategi pendanaan yang terdiversifikasi. Dia menyebut porsi obligasi akan disesuaikan secara prudent, sesuai strategi pendanaan jangka panjang dan kondisi market ke depannya.
Sebagai informasi, data PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat, nilai penerbitan surat utang atau obligasi oleh multifinance per November 2025 mencapai Rp 37,98 triliun.
Baca Juga: ACC Telah Terbitkan Obligasi dengan Nominal Rp 3,5 Triliun Sepanjang 2025
"Nominal tersebut melonjak 138%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 15,90 triliun," ujar Fixed Income Analyst Pefindo Ahmad Nasrudin kepada Kontan, Senin (19/1/2026).
Ahmad menerangkan dengan nominal tersebut, sektor multifinance menjadi salah satu kontributor utama dalam pasar surat utang korporasi per November 2025. Dia menyampaikan lonjakan tersebut didorong oleh kebutuhan perusahaan multifinance untuk mendukung ekspansi kredit konsumsi.
Baca Juga: Ini Strategi ACC untuk Menjaga Tingkat NPF Tetap Terkendali pada Akhir Tahun
Selanjutnya: Airlangga Tegaskan Peran Strategis Swasta dalam Percepatan Aksesi Indonesia ke OECD
Menarik Dibaca: Hasil Indonesia Masters 2026: Ginting ke Babak 32 Besar, 2 Ganda Ini Maju ke 16 Besar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













