kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Ada ancaman dari wabah corona, penyaluran kredit makin berisiko


Selasa, 14 April 2020 / 17:57 WIB
ILUSTRASI. Nasabah bertransaksi di teller Bank BCA Tangerang Selatan.


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

Sebelumnya perseroan mengaku pandemi Covid-19 memang bakal mengerek tingkat risiko kredit yang pada akhirnya rasio kredit bermasalah alias non performing loan juga ditaksir bisa meningkat 20 bps menjadi 1,8% tahun ini.

Adapun sejumlah sektor industri yang punya risiko tinggi akibat pandemi Covid-19 akan berasal dari transportasi, akomodasi. perdagangan, manufaktur, pertambangan, dan pertanian.

Adapun Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Halim Alamsyah dalam rapat kerja daring bersama Komisi XI DPR pekan lalu mengaku saat ini rasio LaR perbankan telah mencapai 11%.

Baca Juga: BI turunkan GWM dan perlonggar kebijakan, likuiditas bank bertambah Rp 117,8 triliun

Sementara ekonom senior sekaligus Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Periode 2015-2020 Fauzi Ichsan menaksir LaR hingga akhir tahun bisa mencapai 15%. Alasannya, ada keterbatasan bagi bank untuk mengimplementasikan ketentuan relaksasi kredit dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Rasio NPL memang bisa dijaga di level 3 dengan adanya relaksasi kredit dengan hanya memperhitungkan satu pilar kolektabilitas soal ketepatan pembayaran. Namun LaR yang saat ini di level 11% bisa meningkat sampai 15%,” katanya dalam konferensi pers daring belum lama ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×