kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Laba Tumbuh 26% pada Kuartal I-2026, Adira Finance Beberkan Penyebabnya


Rabu, 06 Mei 2026 / 06:52 WIB
Laba Tumbuh 26% pada Kuartal I-2026, Adira Finance Beberkan Penyebabnya
ILUSTRASI. Adira Finance raup laba bersih Rp 484 miliar, tumbuh 26% di kuartal I-2026


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 484 miliar pada kuartal I-2026. Nilainya tumbuh 26%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

Mengenai hal itu, Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani mengatakan pertumbuhan laba tersebut disebabkan sejumlah faktor. Dia bilang utamanya didorong penurunan beban provisi sebesar 7% secara Year on Year (YoY). 

"Penurunan provisi itu sejalan dengan pengelolaan risiko yang tetap disiplin dan kualitas portofolio yang terjaga," ungkapnya kepada Kontan, Selasa (5/5/2026).

Selain itu, Gani menerangkan beban bunga juga mengalami penurunan sebesar 5% YoY. Dengan demikian, membantu perusahaan menjaga efisiensi biaya pendanaan. 

Baca Juga: Penyaluran Pembiayaan Industri Pergadaian Tumbuh 60,27% per Maret 2026

Lebih lanjut, Gani menyampaikan Adira Finance akan menerapkan sejumlah upaya untuk meningkatkan laba hingga akhir tahun ini di tengah tantangan ekonomi dan pasar.

Dia menerangkan perusahaan akan melakukan ekspansi bisnis secara selektif ke daerah-daerah yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi. 

"Kami juga melakukan pengembangan bisnis nonotomotif, seperti produk multiguna, penguatan kolaborasi dengan ekosistem grup untuk memperluas basis pelanggan. Ditambah, meningkatkan customer retention melalui penawaran produk dan layanan yang lebih relevan bagi kebutuhan konsumen," ucap Gani.

Sementara itu, total pendapatan Adira Finance meningkat 7% secara YoY, menjadi Rp 3,2 triliun pada kuartal I-2026.

Adapun rasio Non Performing Financing (NPF) gross konsolidasian menurun menjadi 1,9% per Maret 2026, dibandingkan 2,3% pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×