kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Akuisisi Staco Mandiri, Tune Insurance penuhi 70%


Minggu, 17 Mei 2015 / 14:15 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Joe Biden. REUTERS/Leah Millis


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Tune Insurance Holding Bhd telah memenuhi 70% syarat mengakuisisi PT Asuransi Staco Mandiri. Jika tidak ada aral melintang, jajaran direksi dan komisaris yang diajukan akan melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) pekan ini juga.

Firdaus Djaelani, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK mengungkapkan, perusahaan asuransi kerugian asal Negeri Jiran tersebut menunjukkan persiapan matang. "Sudah 70% persyaratan dilengkapi. Mereka berharap, seluruh proses perizinan rampung sebelum Juni," ujarnya, akhir pekan lalu.

Dalam aksi korporasi tersebut, Tune Insurance akan menjadi pemegang saham mayoritas dengan komposisi kepemilikan saham mencapai 50,9%. Sebelumnya, anak usaha Tune Group Sdn Bhd itu mengaku menyiapkan dana segar sekitar US$ 10 juta atau sekitar Rp 129,82 miliar.

Junior Cho, Chief Executive Officer, seperti dikutip dari The Malaysian Insider mengakui, pihaknya tengah menunggu proses persetujuan dari regulator kedua negara. "Kami optimistis, akuisisi ini bisa dilakukan pertengahan tahun ini," terang dia.

Saat ini, pemegang saham Staco Mandiri terdiri dari Dana Pensiun Bank Mandiri Dua sebanyak 62,97%, Yayasan Kesejahteraan Pensiunan Bank Dagang Negara 7,66%, PT Tugu Pratama Interindo 6,86%, Dana Pensiun Pertamina 4,85%, Dana Pensiun Karyawan Jamsostek 3,92%, Dana Pensiun Karyawan Taspen 3,92%, Dana Pensiun Jasa Raharja 2,74%, Dana Pensiun Jasindo 1,96%, PT Quartasonni Puteri 2,87% dan Asuransi Ramayana 2,42%.

OJK melansir, dari enam perusahaan asuransi nasional yang kekurangan modal, hanya Asuransi Staco Mandiri yang mengajukan izin permohonan melepas sahamnya ke OJK. Sementara, satu perusahaan asuransi umum lainnya, yakni PT Asuransi Parolamas, telah diakuisi oleh Insurance Australia Group (IAG).

"Investor dari Australia, IAG sudah masuk sebanyak 80% ke Parolamas. Perizinan mereka malah sudah rampung 2-3 bulan belakangan ini," imbuh Yusman, Direktur Pengaturan, Penelitian dan Pengembangan Industri Keuangan Non Bank OJK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×