Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) terus memperkuat sinergi antaranggota untuk mendorong pertumbuhan dan meningkatkan daya saing Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Indonesia.
Langkah ini penting di tengah perkembangan industri jasa keuangan yang semakin dinamis. BPR konvensional maupun syariah dituntut meningkatkan kualitas layanan, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memahami perubahan kebutuhan nasabah, serta memperkuat tata kelola dan manajemen risiko.
Sejalan dengan itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penguatan daya saing industri BPR melalui peningkatan tata kelola, digitalisasi, permodalan, manajemen risiko, dan kualitas sumber daya manusia.
Dengan sinergi yang kuat antara pelaku industri dan dukungan regulator, BPR diharapkan mampu tumbuh sehat, berkelanjutan, dan semakin berperan dalam menyediakan layanan serta akses pembiayaan bagi masyarakat.
Baca Juga: Perbarindo Dorong Sinergi dan Daya Saing BPR
Hingga Juni 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat ada 1.252 BPR dan 174 BPRS di Indonesia. Per Maret 2026, total aset BPR dan BPRS tercatat mencapai Rp 236,69 triliun atau tumbuh 3,70% secara tahunan (year on year/yoy).
Sementara itu, penyaluran kredit dan pembiayaan tumbuh 2,83% secara tahunan menjadi Rp 176,96 triliun. Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) industri BPR dan BPRS meningkat 3,16% menjadi Rp 165,49 triliun.
Salah satu upaya Perbarindo memperkuat sinergi adalah dengan event olahraga. Terbaru, Perbarindo Komisariat Tangerang menggelar Pekan Olahraga Perbarindo pada 2–13 September 2026 di Cobra Champion Arena.
Komisaris Utama Universal BPR sekaligus Penasihat Panitia Pekan Olahraga Perbarindo Komisariat Tangerang, Kaman Siboro, menegaskan pentingnya kebersamaan dan gotong royong antar-pelaku industri BPR.
Menurutnya, ajang olahraga antar-BPR bukan sekadar rekreasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas, kerja sama, dan sportivitas. “Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan, kita akan semakin mampu membantu masyarakat. Bersama kita bisa, bersatu kita sukses,” kata Kaman dalam keterangannya, Minggu (13/9/2026).
Baca Juga: Industri BPR Masih Berjibaku dengan Aturan Modal
Ia mengatakan cabang bulu tangkis dan mini soccer dipilih karena memiliki daya tarik tinggi sekaligus mendorong para praktisi perbankan menjaga kesehatan dan produktivitas kerja.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Komisariat Perbarindo Tangerang, Antonius Teddy, mengatakan peserta Pekan Olahraga Perbarindo Komisariat Tangerang ke-4 Tahun 2026 meningkat menjadi 28 kontingen dari 24 kontingen pada tahun sebelumnya. Sebanyak 28 kontingen tersebut terdiri atas 27 BPR dan satu perwakilan OJK.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten mendukung Pekan Olahraga Perbarindo Komisariat Tangerang sebagai sarana memperkuat solidaritas, kebersamaan, dan sinergi antar-BPR.
Kepala OJK Banten, Adi Dharma, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan terus berlangsung setiap tahun. Ia berharap Perbarindo Banten dapat menyatukan tiga komisariat yang saat ini ada di Banten. “Harapannya, kekompakan dan sinergi antar-BPR di Provinsi Banten dapat menjadi jauh lebih baik,” ujar Adi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














