kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.512   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.735   -124,36   -1,81%
  • KOMPAS100 896   -19,90   -2,17%
  • LQ45 659   -11,15   -1,66%
  • ISSI 244   -4,20   -1,70%
  • IDX30 372   -4,71   -1,25%
  • IDXHIDIV20 456   -5,92   -1,28%
  • IDX80 102   -1,89   -1,82%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,19   -0,99%

Alasan Bank Belum Turunkan Suku Bunga Kredit Meski BI Rate Turun


Jumat, 15 Agustus 2025 / 05:35 WIB
Alasan Bank Belum Turunkan Suku Bunga Kredit Meski BI Rate Turun
ILUSTRASI. Indeks Menabung: Teller menghitung uang di Bank Mega, Jakarta, Pekan Lalu. Hampir setahun sejak Bank Indonesia mulai turunkan suku bunga acuan (BI rate) di September 2024, penurunan bunga kredit perbankan belum terlihat.


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Noverius Laoli

Berdasarkan catatan, SBDK CIMB Niaga pada segmen kredit pemilikan rumah (KPR) per 31 Juli 2025 mencapai 8,7%, naik dari 8,16% pada Januari 2025.

Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan juga mengakui persaingan likuiditas lebih terkendali dibanding semester I-2024, tetapi biaya dana masih tinggi. Banyak bank besar belum memangkas bunga deposito sehingga bank lain cenderung menunggu langkah mereka.

Steffano menegaskan, suku bunga kredit akan disesuaikan mengikuti pergerakan biaya dana. Namun, penurunan tidak akan dilakukan secara langsung karena memerlukan jeda waktu implementasi. 

Baca Juga: Meski BI Rate Turun, Suku Bunga Kredit Bank Digital Tetap

Ia memperkirakan, jika penurunan terjadi, bunga kredit korporasi akan lebih cepat turun dibandingkan segmen ritel, mengingat profil risikonya yang lebih rendah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×