kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.911   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.193   74,07   1,21%
  • KOMPAS100 796   7,84   0,99%
  • LQ45 608   4,93   0,82%
  • ISSI 217   4,59   2,15%
  • IDX30 337   1,37   0,41%
  • IDXHIDIV20 431   1,76   0,41%
  • IDX80 91   0,94   1,05%
  • IDXV30 118   1,35   1,16%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

Allianz Life dan HSBC Berkolaborasi Luncurkan Smartwealth Dollar Floating Rate Fund


Selasa, 06 Oktober 2026 / 16:41 WIB
Allianz Life dan HSBC Berkolaborasi Luncurkan Smartwealth Dollar Floating Rate Fund
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Kantor PT Asuransi Allianz Life Indonesia (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) bersama PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia) meluncurkan Smartwealth Dollar Floating Rate Fund, subdana berdenominasi dolar AS yang ditujukan untuk memperluas pilihan investasi bagi nasabah.

Produk ini hadir dengan dukungan PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia (AllianzGI Indonesia) dan tersedia melalui produk asuransi jiwa unit link Premier Plan Assurance dan Ultima Wealth Assurance yang dipasarkan oleh HSBC Indonesia.

Smartwealth Dollar Floating Rate Fund berinvestasi pada instrumen kredit dengan bunga mengambang atau floating rate instruments serta obligasi berbunga tetap dalam dolar AS. 

Strategi tersebut ditujukan untuk memberikan potensi pertumbuhan modal dengan volatilitas suku bunga yang lebih terkendali.

Chief Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia, Ancilla Lily mengatakan, perlindungan asuransi menjadi bagian penting dalam persiapan kebutuhan finansial jangka panjang. Karena itu, pengelolaan nilai investasi dalam produk unit link juga perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan dan profil risiko nasabah.

Baca Juga: OJK Atur Penyeragaman Nama Unitlink Subdana di RPOJK PAYDI, Ini Kata Allianz Life

"Smartwealth Dollar Floating Rate Fund kami hadirkan bersama HSBC Indonesia untuk melengkapi pilihan subdana bagi nasabah yang ingin mengembangkan aset dalam mata uang dolar Amerika Serikat," kata Ancilla dalam keterangan resminya, Selasa (6/10/2026).

Menurut dia, kehadiran subdana tersebut sejalan dengan kebutuhan nasabah yang semakin membutuhkan pilihan investasi yang dapat disesuaikan dengan kondisi pasar dan rencana keuangan jangka panjang.

Smartwealth Dollar Floating Rate Fund dikelola secara aktif dengan memberikan ruang bagi pengelola investasi untuk memilih berbagai instrumen kredit berdasarkan kondisi pasar, kualitas penerbit, serta tingkat risikonya.

Selain instrumen berbunga mengambang, subdana tersebut juga dapat berinvestasi pada obligasi berbunga tetap dalam denominasi dolar AS. Dengan karakteristik tersebut, produk ini dapat melengkapi alokasi kas, obligasi berbunga tetap, maupun instrumen berbasis saham dalam portofolio nasabah.

Pengelolaan subdana didukung kapabilitas AllianzGI Indonesia dalam strategi pendapatan tetap global. Pendekatan aktif diterapkan melalui pemilihan instrumen dan penyesuaian portofolio dengan tetap memperhatikan pengelolaan risiko.

President Director dan Head of Indonesia AllianzGI Indonesia, Adi Saugi mengatakan perubahan kondisi ekonomi dan suku bunga global dapat memengaruhi kinerja berbagai instrumen investasi.

Baca Juga: Allianz Life Optimistis Program Penjaminan Polis Berdampak Positif bagi Asuransi

"Smartwealth Dollar Floating Rate Fund memberikan akses ke instrumen pendapatan tetap global dengan tingkat bunga yang dapat berubah mengikuti suku bunga acuan," ujar Adi.

Menurutnya, melalui pemilihan instrumen yang disiplin dan pengelolaan portofolio secara aktif, fund tersebut berupaya memperoleh potensi pendapatan dari instrumen kredit untuk mendukung tujuan investasi jangka panjang dengan tetap memperhatikan risiko.

Sementara itu, International Wealth and Premier Banking Director HSBC Indonesia Lanny Hendra mengatakan kebutuhan pengelolaan aset dalam denominasi dolar AS semakin relevan bagi nasabah dengan aspirasi internasional.

Menurut Lanny, kebutuhan tersebut antara lain berkaitan dengan dana pendidikan anak di luar negeri hingga perencanaan warisan.

"Bagi nasabah HSBC Premier, perlindungan jangka panjang tidak lagi sekadar mitigasi risiko, melainkan pilar penting dalam menjaga kesinambungan kekayaan lintas generasi," kata Lanny.

Ia menambahkan, instrumen dengan karakteristik floating rate memberikan fleksibilitas bagi nasabah dalam menyeimbangkan strategi defend and grow.

Instrumen tersebut sekaligus dapat digunakan untuk mengelola portofolio terhadap volatilitas suku bunga global dan mengoptimalkan potensi imbal hasil aset dalam denominasi dolar AS.

Peluncuran Smartwealth Dollar Floating Rate Fund menambah pilihan subdana dalam mata uang dolar AS bagi nasabah HSBC Indonesia.

Sebelum memilih subdana, nasabah tetap perlu memahami manfaat, biaya, dan risiko investasi serta mempertimbangkan tujuan finansial, jangka waktu investasi, dan profil risiko masing-masing.

Baca Juga: Allianz Life Sebut Pemegang Polis Perlu Pertimbangkan Ini Sebelum Memiliki Unitlink

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×