Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah resmi membuka peluang bagi masyarakat untuk mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dengan tenor hingga 40 tahun. Kebijakan itu diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dengan cicilan yang lebih terjangkau.
Mengenai hal itu, PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) menilai perkembangan kebijakan baru itu tidak hanya membuka peluang bisnis baru bagi asuransi.
"Namun, juga menjadi bagian dari kontribusi kami dalam mendukung program-program pembangunan yang berdampak positif bagi masyarakat," kata Country Chief Bancassurance Officer Allianz Life Ancilla Lily kepada Kontan, Selasa (11/8/2026).
Meski demikian, Ancilla menyadari adanya tantangan yang perlu diantisipasi dalam mengoptimalkan peluang tersebut. Dia bilang tantangannya berupa penyesuaian model bisnis dan pengelolaan risiko.
"Selain itu, pengembangan solusi perlindungan yang selaras dengan tenor pembiayaan yang lebih panjang," tuturnya.
Baca Juga: BSI Percepat KPR FLPP, Sudah Salurkan Lebih dari 25.000 Rumah Subsidi
Ancilla menyampaikan dengan pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki perusahaan, Allianz Life optimistis dapat beradaptasi dan terus memberikan nilai tambah bagi mitra dan nasabah.
Sementara itu, Allianz Life juga angkat bicara mengenai tren kredit konsumtif, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bank hingga pembiayaan kendaraan multifinance yang masih dalam tekanan.
Asal tahu saja, tren kredit konsumtif, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bank hingga pembiayaan kendaraan multifinance masih dalam tekanan. Asal tahu saja, berdasarkan data Uang Beredar Bank Indonesia (BI), KPR industri perbankan hanya tumbuh 4,4% Year on Year (YoY) pada Juni 2026. Adapun data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pembiayaan kendaraan multifinance terkontraksi 3,25% YoY, dengan nilai mencapai Rp 402,49 triliun per Juni 2026.
Ancilla menyebut melambatnya pertumbuhan pengajuan kredit di pasar, khususnya pada segmen secured loan seperti KPR, turut berdampak terhadap kinerja asuransi jiwa kredit perusahaan.
"Produk asuransi jiwa kredit yang terkait dengan pembiayaan perbankan turut mengalami dampak terhadap volume bisnis," ujarnya.
Baca Juga: Ciputra Life: Tenor KPR Subsidi hingga 40 Tahun Jadi Peluang Asuransi Jiwa Kredit
Meski demikian, Ancilla menyebut Allianz Life tetap berkomitmen untuk menjadi mitra terpercaya bagi seluruh bank partner, dengan terus menghadirkan solusi perlindungan yang relevan, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan nasabah. Selain itu, dia bilang Allianz Life juga senantiasa berfokus pada penyediaan layanan after-sales service yang terbaik.
"Didukung proses operasional dan kualitas layanan yang optimal guna memberikan pengalaman terbaik bagi mitra bisnis dan nasabah," ungkap Ancilla.
Terkait kinerja, berdasarkan laporan keuangan perusahaan di situs resmi, Allianz Life mencatatkan premi sebesar Rp 9,66 triliun per Juni 2025, sedangkan klaim yang dibayarkan mencapai Rp 6,37 triliun.
Baca Juga: BSI dan BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun untuk Pekerja
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
