kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.692.000   -2.000   -0,12%
  • USD/IDR 16.455   -90,00   -0,55%
  • IDX 6.485   -120,73   -1,83%
  • KOMPAS100 947   -17,38   -1,80%
  • LQ45 731   -16,06   -2,15%
  • ISSI 204   -1,87   -0,91%
  • IDX30 378   -10,17   -2,62%
  • IDXHIDIV20 460   -10,54   -2,24%
  • IDX80 107   -1,84   -1,69%
  • IDXV30 113   -1,14   -1,00%
  • IDXQ30 124   -3,16   -2,48%

Anggaran IKN Disetujui, Jasindo Nilai Bisa Jadi Peluang Untuk Asuransi Rekayasa


Senin, 27 Januari 2025 / 08:07 WIB
Anggaran IKN Disetujui, Jasindo Nilai Bisa Jadi Peluang Untuk Asuransi Rekayasa
ILUSTRASI. Asuransi Jasindo menyambut positif terkait disetujuinya anggaran kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) oleh Presiden Prabowo Subianto.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo) menyambut positif terkait disetujuinya anggaran kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) oleh Presiden Prabowo Subianto. Adapun alokasi anggaran IKN untuk periode 2025-2029 sebesar Rp 48,8 triliun.

Dengan disetujuinya anggaran IKN, Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema berpendapat lebih ada kepastian peluang bagi asuransi rekayasa masuk di dalam proyek IKN. 

"Hal itu merupakan kabar baik karena dapat menjadi peluang untuk kami memberikan perlindungan asuransi di IKN," katanya kepada Kontan.co.id, Minggu (26/1).

Meskipun demikian, Gema mengatakan Jasindo untuk saat ini belum menjamin salah satu pekerjaan di IKN atau belum masuk ke dalam proyek di IKN. Meski belum ikut proyek IKN, Gema mengatakan lini asuransi rekayasa Jasindo tercatat tumbuh signifikan dari sektor lainnya.

"Pada 2024 tumbuh 15,29%, jika dibandingkan tahun sebelumnya," ungkapnya.

Baca Juga: Jasindo Perluas Program Asuransi Pertanian untuk Mendukung Swasembada Pangan

Gema tak memungkiri pertumbuhan itu disebabkan efek positif dari meningkatnya pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Sebelumnya, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui alokasi anggaran untuk IKN sebesar Rp 48,8 triliun. Hal itu disampaikan seusai menghadiri rapat terbatas.

Basuki mengungkapkan bahwa pada tahap kedua pembangunan IKN pada 2028, Prabowo mempunyai target IKN menjadi ibu kota politik. Dia mengaku diberikan tugas untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur ekosistem yudikatif dan legislatif baik untuk kantor dan hunian. Oleh karena itu, untuk menyelesaikan target tersebut, dibutuhkan anggaran sebesar Rp 48,8 triliun. 

Selain itu, Basuki bilang anggaran tersebut juga akan digunakan untuk memelihara, serta mengelola prasarana dan sarana di IKN yang sudah selesai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×