kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Antisipasi margin turun, bank genjot pendapatan non bunga


Selasa, 27 Februari 2018 / 15:38 WIB
ILUSTRASI. Kerjasama Bancassurance Syariah Sinarmas MSIG Life dan Bank BTN


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa bankir mengaku berusaha meningkatkan pendapatan non bunga pada tahun ini. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penurunan margin yang terjadi.

Mahelan Prabantarikso, Direktur Bank Tabungan Negara (BTN) memproyeksi pendapatan non bunga atau fee based income pada tahun ini bisa naik 20% secara tahunan atau year on year (yoy). "Peningkatan fee based income diharapkan diperoleh dari bisnis trading treasury, pendapatan administrasi, pendapatan layanan dan lainnya," kata Mahelan kepada Kontan.co.id, Selasa (27/2).

Menurutnya, pada tahun ini BTN akan fokus pada produk layanan jasa perbankan, bank garansi, transfer dan bancassurance.

Lani Darmawan, Direktur Konsumer Bank CIMB Niaga memproyeksi fee based income dari retail banking bisa naik 10% secara yoy. "Diharapkan semua segmen bisnis mengalami kenaikan fee based income," kata Lani kepada Kontan.co.id, Selasa (27/2).

Bisnis lain seperti treasury, korporasi, UMKM dan ritel juga diharapkan bisa menjadi sumber pendapatan fee tahun ini. Untuk bisnis ritel menurut Lani, yang akan menjadi sumbangan fee adalah dari pinjaman, simpanan, bancassurance dan produk wealth management.

Jan Hendra Sekretaris Perusahaan Bank Central Asia (BCA) bilang, pendapatan komisi diperkirakan tahun ini tetap akan bertumbuh. "Namun kenaikannya belum terlalu besar," kata Jan kepada Kontan.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×