kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Antisipasi risiko kredit dari pelonggaran LtV, ini strategi BCA


Rabu, 30 Mei 2018 / 10:05 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan Nasabah di Kantor Cabang Bank BCA


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sudah mengantisipasi adanya risiko kredit dengan adanya pelonggaran aturan to value (LtV).

Felicia Mathelda Simon, EVP Consumer Credit Business Division BCA bilang sebenarnya, relaksasi LtV ini memiliki dampak ke perhitungan scoring kredit properti yang dilakukan BCA. "Namun tidak serta merta menjadi NPL," kata Felicia kepada Kontan.co.id, Rabu (30/5).

Meskipun demikian BCA sudah melakukan antisipasi. Pertama adalah menjalankan proses kredit secara prudent termasuk mengenal nasabah (KYC). Kedua, untuk kredit yang sudah mulai menunggak, maka harus ada tindak lanjut sedini mungkin. Ketiga adalah menghubungi debitur dan mengingatkan atas kewajibannya. Upaya penagihan ini tidak hanya menagih tapi juga mendatangi.

Menurut Felicia, risiko NPL terjadi karena beberapa sebab. Bisa jadi karena usaha debitur menurun atau debitur di PHK sebagai karyawan. Namun NPL juga bisa muncul karena adanya proses kredit yang tidak prudent. Sepanjang bank sudah menjalankan proses kredit sesuai prinsip kehati-hatian maka bank sudah melakukan mitigasi risiko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×