kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Antisipasi risiko kredit dari pelonggaran LtV, ini strategi BCA


Rabu, 30 Mei 2018 / 10:05 WIB
Antisipasi risiko kredit dari pelonggaran LtV, ini strategi BCA
ILUSTRASI. Pelayanan Nasabah di Kantor Cabang Bank BCA


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sudah mengantisipasi adanya risiko kredit dengan adanya pelonggaran aturan to value (LtV).

Felicia Mathelda Simon, EVP Consumer Credit Business Division BCA bilang sebenarnya, relaksasi LtV ini memiliki dampak ke perhitungan scoring kredit properti yang dilakukan BCA. "Namun tidak serta merta menjadi NPL," kata Felicia kepada Kontan.co.id, Rabu (30/5).

Meskipun demikian BCA sudah melakukan antisipasi. Pertama adalah menjalankan proses kredit secara prudent termasuk mengenal nasabah (KYC). Kedua, untuk kredit yang sudah mulai menunggak, maka harus ada tindak lanjut sedini mungkin. Ketiga adalah menghubungi debitur dan mengingatkan atas kewajibannya. Upaya penagihan ini tidak hanya menagih tapi juga mendatangi.

Menurut Felicia, risiko NPL terjadi karena beberapa sebab. Bisa jadi karena usaha debitur menurun atau debitur di PHK sebagai karyawan. Namun NPL juga bisa muncul karena adanya proses kredit yang tidak prudent. Sepanjang bank sudah menjalankan proses kredit sesuai prinsip kehati-hatian maka bank sudah melakukan mitigasi risiko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×