kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

Apa benar bunga KPR malah naik di saat BI rate turun?


Sabtu, 10 Agustus 2019 / 06:15 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

Bukan Cuma Issa, salah seorang nasabah KPR BTN yang enggan disebutkan namanya juga mengalami nasib serupa. Menurutnya, bunga KPR BTN yang diangsurnya telah naik dari 11% per April 2019 menjadi 13% di bulan Juni 2019, lalu kembali naik di bulan Juli 2019 menjadi 13,25%.

Baca Juga: Ini penyebab defisit transaksi berjalan melebar di kuartal kedua

Menurutnya, kenaikan tersebut sangat cepat dan tidak sesuai dengan tren bunga acuan.

Budi Satria, Direktur Konsumer BTN saat dikonfirmasi menyangkal hal tersebut. Menurutnya, sepanjang tahun 2019 ini pihaknya baru menaikkan bunga KPR sebesar 0,25%, tepatnya sebelum bank sentral mengumumkan penurunan bunga acuan.

Lanjut BTN, kenaikan tersebut pun menurutnya lebih disebabkan oleh tingkat biaya dana (cost of fund/CoF) perseroan yang sempat naik di paruh pertama.

Per Agustus 2019 ini, Budi memastikan pihaknya akan mengkaji ulang kebijakannya tersebut lewat rapat Alco (Asset and Liability Committee). “Setelah suku bunga BI turun, tentu akan kita review kembali,” tuturnya.

Baca Juga: Mitra Pinasthika Mustika Finance terbitkan MTN Rp 300 miliar untuk modal kerja

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×