kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.577.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 16.850   32,00   0,19%
  • IDX 8.954   28,70   0,32%
  • KOMPAS100 1.234   6,42   0,52%
  • LQ45 872   4,28   0,49%
  • ISSI 324   0,95   0,29%
  • IDX30 442   1,37   0,31%
  • IDXHIDIV20 520   1,41   0,27%
  • IDX80 137   0,80   0,58%
  • IDXV30 145   0,61   0,42%
  • IDXQ30 141   0,05   0,04%

April, kinerja bank makin tambah lesu


Kamis, 18 Juni 2015 / 17:23 WIB
April, kinerja bank makin tambah lesu


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Makin hari kinerja bank makin lesu. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) per April 2015, perbankan mengalami perlambatan pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK) yang diikuti dengan kenaikan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL).

Tirta Segara, Direktur Eksekutif, Departemen Komunikasi BI, menyampaikan, misalnya untuk kredit mengalami perlambatan karena menurunnya permintaan kredit akibat dari rendahnya pertumbuhan ekonomi.

BI melaporkan, kredit tumbuh 10,4% per April 2015 dari pertumbuhan kredit 11,3% per Maret 2015. Kemudian, DPK tumbuh 14,2% per April 2015, dari pertumbuhan 16,0% per Maret 2015. Serta, NPL netto naik 0,1% menjadi 2,5% per April 2015, dari posisi 2,4% per Maret 2015.

"Rasio NPL lebih meningkat karena pembaginya tidak imbang yang disebabkan oleh rendahnya penyaluran kredit," kata Tirta, pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Kamis (18/6).

Meskipun kinerja bank mengalami perlambatan, namun regulator tetap optimis kedepan pertumbuhan kredit akan naik, jika pemerintah melakukan belanja investasi untuk kegiatan infrastruktur. Pasalnya, ini akan membantu penyaluran kredit bank.

"Diperkirakan ada perbaikan pertumbuhan ekonomi setelah kinerja kuartal II/2015 yang masih tetap (stagnan," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×