Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri dana pensiun melanjutkan tren pertumbuhan per Februari 2026, tercermin dari kenaikan total aset yang masih tumbuh dua digit secara tahunan.
Berdasarkan data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total aset dana pensiun mencapai Rp 1.700,93 triliun per Februari 2026. Nilai tersebut tumbuh 12,52% secara tahunan.
Dana pensiun ini mencakup program pensiun sukarela serta program pensiun wajib yang dikelola oleh sejumlah lembaga, termasuk program jaminan hari tua dan jaminan pensiun.
Baca Juga: MTF Bekukan Kerjasama dengan Debt Collector, OJK Dalami Kasus Kekerasan
Secara rinci, dari sisi program pensiun sukarela, total aset tercatat sebesar Rp 413,69 triliun pada Februari 2026 atau tumbuh 8,54% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, aset program pensiun wajib yang terdiri dari program Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri mencapai Rp 1.287,24 triliun atau tumbuh 13,86% secara year on year (yoy)
Secara total, jumlah peserta dana pensiun hingga Februari 2026 tercatat mencapai 30,02 juta orang. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 28,86 juta orang.
Sebagai informasi, secara keseluruhan total aset industri perasuransian mencapai Rp 1.219,35 triliun per Februari 2026 atau tumbuh 6,80% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













