Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan kinerja industri perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun (PPDP) masih terjaga hingga April 2026. Meski demikian, pendapatan premi industri asuransi komersial masih mencatatkan penurunan secara tahunan.
Kepala Eksekutif Pengawas PPDP OJK Ogi Prastomiyono mengungkapkan, total aset industri asuransi per April 2026 mencapai Rp 1.202,16 triliun atau meningkat 3,39% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Untuk asuransi komersial, nilai aset tercatat sebesar Rp 984,2 triliun atau tumbuh 4,65% secara tahunan (year on year/YoY). Sementara itu, akumulasi pendapatan premi mencapai Rp 116,01 triliun atau terkontraksi 0,36% YoY.
Secara rinci, premi asuransi jiwa masih membukukan pertumbuhan sebesar 3,28% YoY menjadi Rp 62,58 triliun. Di sisi lain, premi asuransi umum dan reasuransi turun 4,32% YoY menjadi Rp 53,43 triliun.
Baca Juga: Daya Beli Melemah, Premi Asuransi Jiwa Tradisional Turun 2,9% di Kuartal I-2026
Dari sisi permodalan, industri asuransi tetap menunjukkan kondisi yang kuat. Risk based capital (RBC) asuransi jiwa tercatat sebesar 476,11%, sedangkan RBC asuransi umum dan reasuransi berada di level 311,74%.
“Posisi tersebut masih jauh di atas ketentuan minimum sebesar 120%,” ujar Ogi dalam paparan RDKB OJK, Jumat (5/6/2026).
Adapun aset asuransi nonkomersial yang mencakup BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta program asuransi ASN, TNI, dan Polri terkait jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian tercatat sebesar Rp 217,96 triliun. Nilai tersebut menurun 1,95% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga: Kredit Multifinance Naik 2,08% per April 2026, Kredit Macet Juga Naik ke 2,98%
Sementara itu, total aset industri dana pensiun per April 2026 mencapai Rp 1.690,64 triliun atau tumbuh 6,12% YoY. Dari jumlah tersebut, aset program pensiun sukarela tercatat sebesar Rp 410,14 triliun atau naik 5,63% YoY.
Sedangkan aset program pensiun wajib yang terdiri dari program Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun ASN, TNI, dan Polri mencapai Rp 1.280,50 triliun atau tumbuh 10,13% YoY.
"Pada industri penjaminan, total aset per Maret 2026 tercatat sebesar Rp 46,73 triliun atau mengalami kontraksi 1,28% YoY," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













