Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat piutang pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 514,65 triliun per April 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan nilai piutang pembiayaan per April 2026 tumbuh 2,08% secara tahunan atau Year on Year (YoY).
"Kinerjanya didukung pembiayaan modal kerja yang tumbuh sebesar 10,64% YoY," ujarnya dalam konferensi pers RDK OJK, Jumat (5/6/2026).
Baca Juga: Kredit Fintech P2P Tumbuh 26%, Kredit Macet Dekati Batas Aman di 4,62%
Jika ditelaah, pertumbuhan April 2026 terbilang meningkat, jika dibandingkan posisi Maret 2026 yang tumbuh 0,61% YoY dengan nilai Rp 514,09 triliun.
Agusman menerangkan profil risiko pembiayaan tetap terjaga, yang mana Non Performing Financing (NPF) net multifinance tercatat sebesar 0,78% per April 2026. Adapun angka tersebut menurun atau membaik dari pencapaian bulan sebelumnya yang sebesar 0,80%.
Agusman menambahkan, NPF gross perusahaan pembiayaan per April 2026 sebesar 2,89%. Angkanya terbilang memburuk atau meningkat, jika dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,83%.
Sementara itu, angka gearing ratio perusahaan pembiayaan tercatat stabil sebesar 2,14 kali per April 2026. Adapun angkanya menurun, dibandingkan posisi Maret 2026 yang sebesar 2,17 kali. "Angkanya masih berada jauh di bawah batas maksimum 10 kali," kata Agusman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













