kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.923   27,00   0,16%
  • IDX 7.164   -138,03   -1,89%
  • KOMPAS100 989   -24,52   -2,42%
  • LQ45 732   -14,72   -1,97%
  • ISSI 252   -6,20   -2,41%
  • IDX30 398   -8,38   -2,06%
  • IDXHIDIV20 499   -11,65   -2,28%
  • IDX80 112   -2,43   -2,13%
  • IDXV30 136   -1,81   -1,31%
  • IDXQ30 130   -3,03   -2,28%

Asippindo Optimistis Kinerja IJP Industri Penjaminan pada 2026 Bisa Lebih Baik


Kamis, 15 Januari 2026 / 12:30 WIB
Asippindo Optimistis Kinerja IJP Industri Penjaminan pada 2026 Bisa Lebih Baik
ILUSTRASI. Asippindo (Dok/Asippindo)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) optimistis kinerja Imbal Jasa Penjaminan (IJP) industri penjaminan pada 2026 bisa lebih baik, dibandingkan pencapaian pada 2025.

Sekretaris Jenderal Asippindo Agus Supriadi mengatakan kinerja IJP berpeluang melanjutkan tren yang positif pada 2026, seiring dengan membaiknya pertumbuhan kredit, meningkatnya kepercayaan pelaku usaha, serta optimalisasi program penjaminan pemerintah. 

"Meskipun demikian, laju kinerjanya masih akan bersifat gradual karena industri tetap menghadapi tantangan dari sisi risiko kredit dan kehati-hatian lembaga keuangan," ungkapnya kepada Kontan, Rabu (14/1/2026).

Baca Juga: Asippindo Beberkan Tantangan yang Berpengaruh pada Kinerja Imbal Jasa Penjaminan 2026

Lebih lanjut, Agus menyampaikan industri penjaminan perlu melakukan sejumlah upaya agar kinerja IJP bisa mencatatkan hasil positif pada 2026. Dia bilang industri perlu melakukan diversifikasi produk penjaminan, memperkuat sinergi dengan perbankan dan lembaga pembiayaan, serta meningkatkan efisiensi operasional melalui digitalisasi proses penjaminan. 

"Di samping itu, perlu menguatkan manajemen risiko, penyesuaian tarif yang lebih berbasis risiko, serta pengembangan segmen-segmen potensial, seperti Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), rantai pasok dan pembiayaan hijau.

Baca Juga: Data OJK, Aset Industri Penjaminan Mencapai Rp 47,63 Triliun per November 2025

Sebagai informasi, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, nilai IJP industri penjaminan terus menunjukkan tren perbaikan meski masih terkontraksi. Misalnya saja, nilai IJP industri per Oktober 2025 terkontraksi sebesar 10,5% secara Year on Year (YoY), menjadi terkontraksi 7,96% YoY dengan nilai mencapai Rp 7,38 triliun per November 2025. 

Baca Juga: Tumbuh 3,17%, Aset Perusahaan Penjaminan Mencapai Rp 48,02 Triliun per Oktober 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×