kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Asosiasi Asuransi Umum tepis ada perang komisi untuk broker


Rabu, 18 April 2018 / 19:42 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi asuransi umum


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Biaya akuisisi masih menjadi salah satu hal yang hangat dibicarakan di industri asuransi umum. Termasuk diantaranya karena tambahan biaya akuisisi oleh perusahaan pualang yang seringkali dimasukkan dalam ketegori engineering fee.

Hal ini tentunya makin memberatkan industri asuransi umum. Terlebih saat pasar asuransi umum masih bergerak lambat seperti yang terjadi di tahun lalu.

Meski demikian, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dody AS Dalimunthe menampik seretnya bisnis asuransi umum di tahun lalu mendorong pelaku industri untuk terlibat dalam adu komisi yang diberikan kepada broker agar bisa tetap mendapatkan bisnis.

Dia beralasan, pertumbuhan beban komisi yang ditanggung oleh perusahaan asuransi cenderung tumbuh sejalan dengan perolehan premi. "Pencatatan komisi masih pada kisaran normal sehingga tidak tampak jor-joran," kata dia, Rabu (18/4).

Otoritas Jasa Keuangan mencatat, pada tahun lalu premi bruto dari industri asuransi umum mencapai Rp 53,2 triliun. Jumlah ini naik tipis sebesar 2,6% dibanding tahun 2016 yang sebanyak Rp 53,2 triliun.

Di saat yang bersamaan, komisi yang dibayar pelaku usaha tercatat meningkat 5,9% menjadi Rp 8,9 triliun.

Menurut Dody ada beberapa komponen lain yang punya peran cukup cukup signifikan dalam menekan marjin industri. Diantaranya kenaikan beban seperti beban pemasaran serta beban umum dan administrasi.

"Ini menunjukan perilaku pasar adalah menambah alokasi pemasaran untuk menaikan produksi premi," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×