kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Asuransi Harta Benda Jadi Penyumbang Terbesar Premi Asuransi Umum pada 2023


Rabu, 28 Februari 2024 / 21:57 WIB
Asuransi Harta Benda Jadi Penyumbang Terbesar Premi Asuransi Umum pada 2023
ILUSTRASI. Foto udara gedung perkantoran di pusat bisnis, Kuningan, Jakarta, Selasa (27/2/2024). AAUI Sebut Asuransi Harta Benda Jadi Penyumbang Terbesar Premi Asuransi Umum pada 2023


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat perolehan total premi industri asuransi umum pada 2023 sebesar Rp 103,86 triliun.

Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia, Budi Herawan, menyatakan nilai itu mengalami pertumbuhan 15,3%, jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang senilai Rp 90,12 triliun. 

Budi menyampaikan lini usaha Asuransi Harta Benda menjadi penyumbang terbesar peroleh premi industri asuransi umum pada 2023 sebesar Rp 26,48 triliun. 

Baca Juga: Asuransi Kredit Jadi Penyumbang Terbesar Pembayaran Klaim pada 2023

"Nilai itu meningkat 1%, jika dibandingkan dengan pencapaian pada 2022 yang sebesar Rp 26,23 triliun," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (28/2).

Selain asuransi Harta Benda, Budi menyebut asuransi Kredit menjadi penyumbang premi terbesar kedua yang mencapai Rp 22,33 triliun pada 2023. Dia mengatakan nilai itu meningkat 56,2%, jika dibandingkan pada 2022 yang sebesar Rp 14,29 triliun.

Ketua Umum AAUI Budi Herawan

Disusul asuransi Kendaraan Bermotor yang mencatatkan premi pada 2023 sebesar Rp 19,49 triliun. Nilai itu meningkat 7,4%, jika dibandingkan pada 2022 yang sebesar Rp 18,14 triliun.

Budi menyebut pertumbuhan premi tertinggi pada 2023 terjadi pada lini usaha Engineering sebesar 63,4%, Asuransi Kredit sebesar 56,2%, dan Suretyship sebesar 32,4%. 

Baca Juga: Pada Periode Kampanye Pemilu, Lini Asuransi Perjalanan dan Pengiriman Tumbuh Positif

"Hanya lini usaha Satelite yang mengalami kontraksi 68,9% pada 2023," kata Budi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×