kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.003   40,00   0,22%
  • IDX 5.765   70,13   1,23%
  • KOMPAS100 748   12,53   1,70%
  • LQ45 566   9,66   1,73%
  • ISSI 200   1,84   0,93%
  • IDX30 321   5,34   1,69%
  • IDXHIDIV20 395   6,20   1,60%
  • IDX80 85   1,38   1,65%
  • IDXV30 107   1,07   1,01%
  • IDXQ30 104   1,60   1,57%

Asuransi harus sehat sebelum rilis produk


Selasa, 12 November 2013 / 10:53 WIB
ILUSTRASI. 7 Manfaat Melukis bagi Anak-Anak.


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kini mengutamakan antisipasi terjadinya risiko di pasar asuransi. Salah satu syarat bagi perusahaan asuransi yang mau merilis produk baru adalah harus memiliki tingkat kesehatan keuangan yang cukup.

Anggota Dewan Komisoner OJK untuk Industri Keuangan Non-Bank, Firdaus Djaelani, mengatakan sudah selayaknya perusahaan asuransi dilarang merilis produk baru, bila keuangan mereka sedang tidak sehat. "Saya pikir wajar kalau perusahaan yang kurang sehat tidak boleh jual produk baru," ujar Firdaus pada Senin (11/11).

Aturan mengenai produk baru asuransi tersebut terdapat di Rancangan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (RPOJK) tentang Produk Asuransi dan Pemasaran Produk Asuransi. Bahkan, seandainya ada perusahaan yang sudah diberi izin OJK untuk memasarkan produk baru tersebut, namun penuh dengan komplain dan tidak dikelola dengan baik, OJK bisa saja mencabut kembali izin tersebut.

Sementara itu Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, Benny Waworuntu, mengatakan  hal tersebut wajar. "Produk asuransi menghimpun dana masyarakat, maka perlu dikelola dengan benar," ujar Benny.

Namun, dia memberi masukan, agar teknis syarat perusahaan asuransi sehat diperjelas. Misalnya, suatu perusahaan merugi, tapi memiliki risk based capital (RBC) dan solvabilitas memadai. Artinya perusahan tersebut masih sehat walaupun merugi. "Kesehatan itu perlu didefinisikan. Yang masalah teknis seperti itu," ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×