kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Awal tahun, kredit investasi BRI tumbuh double digit


Rabu, 13 Maret 2019 / 08:00 WIB


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk (BBRI) mulai menggeber penyaluran kreditnya di awal tahun. Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk (BBRI) Suprajarto menyatakan pada dua bulan awal 2019 kredit investasi yang dikucurkan BRI tumbuh double digit.

“Hingga Februari, pertumbuhan kredit kami masih on track, untuk kredit investasi sendiri pertumbuhannya mencapai 11,8% (yoy),” katanya kepada Kontan.co.id, Selasa (12/3).

Sayang, ia tak menyebut berapa nilai realisasinya. Sementara dari laporan keuangan Januari 2019, BRI sudah menyalurkan kredit senilai Rp 788,36 triliun. Tumbuh 12,5% (yoy) dibandingkan posisi Januari 2018 senilai Rp 700,62 triliun.

Sementara sepanjang 2018 lalu, pertumbuhan kredit investasi BRI memang tumbuh signifikan sebesar 10,9% (yoy) dengan nilai Rp 139,99 triliun dibandingkan realisasi 2017 senilai Rp 126,17 triliun.

“Tingkat pertumbuhan kredit BRI masih terjaga sejalan daya beli masyarakat yang juga terjaga dan optimisme pelaku usaha terhadap ekonomi politik nasional,” lanjutnya.

Dalam beberapa bulan ke depan Suprajarto menambahkan pihaknya juga menilai permintaan kredit masih akan tumbuh positif. Terlebih menjelang Bulan Ramadhan kelak. Hingga akhir tahun BRI pasang target kredit investasi bisa tumbuh hingga 14%.

Akselerasi pertumbuhan kredit investasi BRI sejalan dengan catatan Bank Indonesia. Pada Januari 2019 tercatat realisasi kredit investasi mencapai Rp 1.318,6 triliun dengan pertumbuhan 12,6 % (yoy). Capaian tersebut lebih besar dibandingkan Desember 2018 dengan nilai Rp 1.295,8 triliun dan pertumbuhan 10,6% (yoy). Hal tersebut juga turut dialami oleh beberapa bank-bank besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×