kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

BBNI Memimpin Penguatan Saham Big Banks Hari Ini, Rabu (8/4/2026)


Rabu, 08 April 2026 / 16:54 WIB
BBNI Memimpin Penguatan Saham Big Banks Hari Ini, Rabu (8/4/2026)
ILUSTRASI. Saham bank berkapitalisasi besar alias big banks mengalami penguatan pada perdagangan hari ini, Rabu (8/4/2026). ? (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham bank berkapitalisasi besar alias big banks mengalami penguatan pada perdagangan hari ini, Rabu (8/4/2026). Sejak pembukaan, saham big banks sudah kompak berada di zona hijau.

Secara rinci, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengalami penguatan terbesar dengan ditutup pada harga Rp 3.780 per saham. Bila dibandingkan kemarin, saham BBNI naik sampai 7,69%.

Selanjutnya, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup pada level harga Rp 6.750 per saham atau naik 3,85%. Harga BBCA sempat naik ke Rp 6.850 di perdagangan pagi tadi.

Sementara itu, harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) ditutup pada Rp 4.670 per saham atau naik 3,55%. Harga saham PT Bank Rakyat Indonesia berada di Rp 3.340 per saham atau naik 3,41%.

Baca Juga: Perkuat Proteksi Nasabah, Chubb Life Hadirkan Produk Asuransi Penyakit Kritis

Adapun penguatan harga saham big banks sudah terjadi sejak perdagangan kemarin. Penguatan saham big banks menjadi sinyal positif akan adanya rebound setelah beberapa pekan sebelumnya saham big banks terus terkoreksi.

Analis Kiwoom Sekuritas, Adrian Djie, menyebut harga saham big banks di pekan ini akan sangat terpengaruh oleh pergerakan nilai tukar rupiah.

Adrian mencermati nilai tukar rupiah yang sudah tembus lebih dari Rp 17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) akan membuat investor asing lebih hati-hati untuk mengakumulasi saham di Indonesia.

"Investor asing kini semakin memperhitungkan risiko nilai tukar dalam setiap keputusan investasi mereka, sehingga dengan nilai tukar rupiah yang menembus Rp 17.000 akan turut berpotensi mendorong aksi net sell asing," kata Adrian kepada kontan.co.id, Rabu (7/4/2026).

Baca Juga: AAUI Nilai Asuransi Bencana Semakin Dibutuhkan di Tengah Risiko Tinggi Indonesia

Untuk diketahui, per Kamis (8/4/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 0,54% menjadi Rp 17.012.

Adapun dalam perdagangan sepekan, antara Rabu (1/4/2026) hingga Selasa (7/4/2026), BBRI mengalami jual bersih atau net sell paling besar di antara saham big banks lain. Dalam rentang tersebut, net sell BBRI mencapai Rp 1,25 triliun.

Selain nilai tukar rupiah, Adrian juga menyebut harga saham big banks pekan ini akan dipengaruhi oleh beberapa sentimen lain, mulai dari eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah, isu MSCI dan lembaga pemeringkat, hingga tantangan makroekonomi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×