kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

BSI Resmi Lepas dari Bank Mandiri, Ini Penjelasan Resmi dan Dampaknya


Rabu, 08 April 2026 / 17:49 WIB
BSI Resmi Lepas dari Bank Mandiri, Ini Penjelasan Resmi dan Dampaknya
ILUSTRASI. BSI Dirikan 8 Posko Mudik di Jalur Jawa–Sumatra, Sediakan Layanan Kesehatan hingga Transaksi Digital (Dok/PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI))


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) sudah resmi lepas dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Keputusan ini setelah keluarnya surat dari PT Bank Mandiri Tbk No FST.ISM/GH.0097/2026 tanggal 2 April 2026. 

"Fisik asli suratnya kami terima tanggal 7 April 2026 menginformasikan bahwa PT Bank Syariah Indonesia Tbk tidak lagi berstatus sebagai anggota konglomerasi keuangan dan anggota kelompok usaha bank dari Bank Mandiri," terang Wisnu Sunandar, Senior Vice President Corporate Secretary & Communication Group PT Bank Syariah Indonesia Tbk dalam keterbukaan informasi di BEI pada Selasa (7/4/2026). 

Baca Juga: OJK Kebut Konsolidasi Bank Syariah, Siapkan Penantang Baru BSI

Wisnu menjelaskan dengan tidak lagi berstatus sebagai anggota konglomerasi keuangan dan anggota kelompok usaha bank dari Bank Mandiri, tidak ada dampak material negatif yang dapat mengganggu kegiatan operasional, kepatuhan hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha BSI. 

Jumlah dan komposisi kepemilikan saham Bank Mandiri di BSI tidak berubah dan perjanjian kerjasama antara Bank Mandiri dan BSI yang selama ini dilaksanakan tetap dapat berjalan dengan berpedoman pada prinsip kewajaran, tata kelola perusahaan yang baik serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku.  

Rabu (8/4/2026), harga saham BRIS ditutup naik 0,48% di level Rp 2.090 per saham, sedangkan dalam lima hari saham BRIS turun 2,34%. Di waktu yang sama saham BMRI naik 3,55% di level Rp 4.670 per saham di mana dalam lima hari saham BMRI turun 2,71%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×