kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bakal menggenggam saham LinkAja, Angkasa Pura II lakukan due diligence


Senin, 05 Agustus 2019 / 19:23 WIB


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

Selanjutnya setoran modal tahap ketiga akan dilakukan dengan dua skenario. Pertama, Finarya akan menerbitkan 80.000 saham baru senilai Rp 800 miliar. Selain delapan BUMN yang teken perjanjian 1 Maret, Finarya memberi kesempatan BUMN lain untuk ikut ambil bagian mengeksekusinya.

Menteri BUMN Rini Soemarno memastikan, akan ada lima BUMN lain yang akan ikut serta menyuntik modal ke Finarya.

“Pemegang saham, komposisinya tetap, namun nanti kami juga akan mengundang lima BUMN lain, AP I, dan AP II, KAI, Jasa Marga, dan Garuda, nanti mereka juga akan masuk,” kata Rini.

Baca Juga: OJK: Sandbox batch II segera dilaksanakan

Lima BUMN baru tersebut akan mengempit 10,02% saham. Sedangkan sisanya akan dimiliki Telkomsel 25%, entitas Bank Mandiri, entitas BRI, dan entitas BNI masing-masing 17,03%, kemudian entitas BTN, dan entitas Pertamina masing-masing 6,13%, Jiwasraya 1%, dan entitas Danareksa 0,63%.

Sedangkan jika lima BUMN baru tak ambil bagian, maka komposisi kepemilikannya menjadi: Telkomsel 25%, entitas Bank Mandiri, entitas BRI, dan entitas BNI masing-masing 19,71%, kemudian entitas BTN, dan entitas Pertamina masing-masing 7,12%, Jiwasraya 1%, dan entitas Danareksa 0,63%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×