kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

Bank BSN Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah di Pesantren


Kamis, 27 Agustus 2026 / 19:36 WIB
Bank BSN Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah di Pesantren
ILUSTRASI. Pertumbuhan DPK-Teller menghitung uang di Kantor Cabang Bank Syariah Nasional (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aura Putri | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) terus memperluas ekosistem keuangan berbasis syariah di Indonesia. Terbaru, Bank BSN menjalin sinergi strategis dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor mengatakan, kerja sama tersebut merupakan upaya perseroan untuk menjadikan perbankan syariah tidak hanya sebagai penyedia jasa keuangan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi umat dan mitra yang amanah.

"Pertemuan hari ini kami maknai bukan sekadar agenda kelembagaan, tetapi silaturahmi sekaligus awal dari ikhtiar bersama. Bank syariah tidak hanya hadir sebagai tempat menabung atau mendapatkan pembiayaan, tetapi harus hadir membawa keberkahan dan kebermanfaatan," kata Alex dalam keterangan resminya, Rabu (26/8/2026).

Baca Juga: BSN Kejar Posisi Bank Syariah Besar, Targetkan Aset Tembus Rp87 Triliun

Alex menilai, pesantren memiliki potensi ekonomi yang besar karena didukung jejaring santri, alumni, wali santri hingga pelaku usaha UMKM di sekitarnya. Menurut dia, potensi tersebut dapat diintegrasikan ke dalam ekosistem keuangan nasional melalui layanan perbankan yang sehat dan modern.

"Kami melihat pesantren bukan hanya sebagai pengguna layanan keuangan syariah, tetapi juga sebagai pusat literasi dan penggerak ekonomi umat. Jika potensi tersebut tumbuh bersama ekosistem keuangan syariah yang sehat, manfaatnya akan makin luas," ujarnya.

Dalam sinergi tersebut, Bank BSN menyediakan sejumlah layanan bagi ekosistem Ponpes Bahrul Ulum. Layanan tersebut mencakup penempatan dana, fasilitas pembiayaan, payroll, virtual account, Cash Management System (CMS), transaksi QRIS, serta program literasi dan edukasi ekonomi syariah.

Kerja sama ini dilakukan bertepatan dengan momentum Milad ke-1 Bank BSN pascatransformasi dari BTN Syariah yang telah beroperasi sejak 2005.

Baca Juga: BSN Siapkan KPR, Pembiayaan Haji hingga Modal Usaha untuk Warga Muhammadiyah

Hingga akhir Juli 2026, Bank BSN mencatat total aset sekitar Rp 81,1 triliun. Pembiayaan perseroan mencapai Rp 62 triliun, sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp 64,1 triliun.

Pada periode yang sama, Bank BSN mencatat laba bersih sekitar Rp 643,6 miliar.

Di sisi layanan digital, Bank BSN terus mengembangkan aplikasi Bale Syariah untuk mendukung kebutuhan transaksi nasabah dan mitra strategis.

Alex menyebut, Bale Syariah kini telah digunakan oleh lebih dari 225.000 pengguna aktif. Platform tersebut dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan transaksi, mulai dari transfer, pembayaran tagihan, QRIS, zakat, infak, sedekah hingga top-up Kartu Multi Trip (KMT) KAI Commuter.

Alex optimistis, integrasi layanan digital dan pembiayaan dalam kerja sama dengan Ponpes Bahrul Ulum dapat mempermudah pengelolaan keuangan internal pesantren sekaligus menggerakkan perekonomian berbasis syariah di Jawa Timur dan sekitarnya.

Baca Juga: BSN Bidik Aset Rp 87 Triliun pada Akhir Tahun 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×