kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bank Bukopin kaji penerbitan subdebt Rp 1 triliun


Selasa, 31 Maret 2015 / 11:34 WIB
ILUSTRASI. Gunung Raja Paksi (GGRP) Optimis Industri Baja Masih Ada Ruang Tumbuh


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Guna memperkuat rasio kecukupan modal alias capital adequacy ratio (CAR), Bank Bukopin tengah mengkaji untuk menerbitkan obligasi subordinasi (subdebt). Jika tak ada aral melintang, subdebt tersebut bakal bernilai Rp 1 triliun.

"Saat ini masih kami kaji," ujar Glen Glenardi, Direktur Utama Bukopin, kemarin (30/3). Menurut Glen, dengan penerbitan subdebt itu, Bukopin bisa mempertahankan level CAR pada kisaran 15%-16%.

Hitung-hitungan tersebut sejalan dengan rencana ekspansi kredit Bukopin pada kisaran 15%. Per akhir 2014, CAR Bukopin tergerus menjadi 14,21% dari posisi akhir 2013 yang sebesar Rp 15,12%.

Sayang, Glen tidak menyebut kapan rencana penerbitan subdebt tersebut bisa dilakukan. Yang jelas, tahun ini Bukopin membidik pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK) berkisar 15%-17%.

Adapun fokus penyaluran kredit Bank Bukopin adalah sektor ritel yang terdiri dari usaha kecil dan menengah (UKM), mikro, dan konsumer. "Kami juga akan mulai masuk ke kredit pensiunan yang sifatnya mikro," terang Glen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×