kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.800   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.102   70,58   0,88%
  • KOMPAS100 1.143   11,20   0,99%
  • LQ45 827   6,00   0,73%
  • ISSI 287   3,49   1,23%
  • IDX30 431   4,02   0,94%
  • IDXHIDIV20 516   3,30   0,64%
  • IDX80 128   1,12   0,88%
  • IDXV30 140   0,97   0,70%
  • IDXQ30 140   0,90   0,65%

Bank BUMN waspadai kredit dalam perhatian khusus


Kamis, 01 Februari 2018 / 20:46 WIB
Bank BUMN waspadai kredit dalam perhatian khusus
ILUSTRASI. Rupiah di Bank Indonesia


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank BUMN mewaspadai kredit dalam perhatian khusus atau yang masuk dalam kategori kolektibilitas 2. Kredit jenis ini belum masuk kredit bermasalah, tapi sangat rentan turun menjadi kredit macet atau non-performing loan (NPL).

Gatot Trihargo, Deputi Kementerian BUMN Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan mencatat, kredit dalam perhatian khusus Bank BUMN sepanjang 2017 sebesar Rp Rp 88,6 triliun.

"Jumlah ini mencapai 4% dari total kredit bank BUMN sepanjang 2017," kata Gatot, Rabu (31/1).

Meskipun demikian Kementerian BUMN mencatat secara umum kredit bank BUMN masih dalam kategori lancar atau kolektibilitas 1,93% dari toal kredit.

Untuk kolektibilitas tidak lancar atau yang masuk NPL, Gatot merinci kurang lancar sebesar 0,46% dari total kredit. Kredit dengan status diragukan 0,45%, dan macet 1,57% dari total kredit.

Maryono Direktur Utama BTN mencatat sepanjang 2017, jumlah kredit dalam perhatian khusus yang ada sebesar Rp 17,5 triliun. "Mayoritas Rp 176 triliun masih dalam kategori lancar," kata Maryono, Rabu (31/1). Sedangkan yang masuk kategori macet sebesar Rp 4,5 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×