kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bank catat perbaikan NPL di sektor komersial


Minggu, 28 Januari 2018 / 18:42 WIB
ILUSTRASI. Penyaluran Kredit Bank Permata


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa bank mencatat perbaikan kualitas kredit di sektor komersial dan menengah. Hal ini berkat beberapa strategi pencegahan intensif yang dilakukan sejak 2016.

Donsuwan Simatupang, Direktur Manajemen Risiko BRI mengakui, non performing loan (NPL) segmen menengah merupakan salah satu penyumbang NPL terbesar.

"Presentase NPL kredit menengah salah satu tertinggi di BRI, hal ini karena segmen tersebut hanya tumbuh 4%-5% dikisaran Rp 20 triliun," kata Donsuwan kepada Kontan.co.id, Rabu (24/1).

Menutut Donsuwan, tingginya NPL kredit menengah ini karena kualitas debitur memburuk. Selain industri menengah tidak terlalu bisa berkembang disaat ekonomi belum kondusif.

NPL menengah BRI pada 2017 lalu 5,18% atau turun dibandingkan 2016 yang sebesar 7,13%.

Jahja Setiaatmadja, Direktur Utama BCA mengatakan, saat ini NPL segmen komersial bank sudah cukup rendah. "NPL kami targetkan tahun ini stabil," kata Jahja kepada Kontan.co.id.

NPL komersial Bank Permata juga saat ini diklaim terus membaik. "Strategi kami adalah terus memonitor langkah dan melakukan restrukturisasi," kata Darwin Wibowo, Direktur Bank Permata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×