kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bank catat perbaikan NPL di sektor komersial


Minggu, 28 Januari 2018 / 18:42 WIB
ILUSTRASI. Penyaluran Kredit Bank Permata


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa bank mencatat perbaikan kualitas kredit di sektor komersial dan menengah. Hal ini berkat beberapa strategi pencegahan intensif yang dilakukan sejak 2016.

Donsuwan Simatupang, Direktur Manajemen Risiko BRI mengakui, non performing loan (NPL) segmen menengah merupakan salah satu penyumbang NPL terbesar.

"Presentase NPL kredit menengah salah satu tertinggi di BRI, hal ini karena segmen tersebut hanya tumbuh 4%-5% dikisaran Rp 20 triliun," kata Donsuwan kepada Kontan.co.id, Rabu (24/1).

Menutut Donsuwan, tingginya NPL kredit menengah ini karena kualitas debitur memburuk. Selain industri menengah tidak terlalu bisa berkembang disaat ekonomi belum kondusif.

NPL menengah BRI pada 2017 lalu 5,18% atau turun dibandingkan 2016 yang sebesar 7,13%.

Jahja Setiaatmadja, Direktur Utama BCA mengatakan, saat ini NPL segmen komersial bank sudah cukup rendah. "NPL kami targetkan tahun ini stabil," kata Jahja kepada Kontan.co.id.

NPL komersial Bank Permata juga saat ini diklaim terus membaik. "Strategi kami adalah terus memonitor langkah dan melakukan restrukturisasi," kata Darwin Wibowo, Direktur Bank Permata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×